Fungsi kepemimpinan merupakan faktor terpenting dalam
kemajuan dan perkembangan suatu perusahaan. Kepemimpinan
adalah memandu, menuntun, membimbing, membangun, memberi
atau motivasi kerja, mengarahkan organisasi, menjalin jaringan
komunikasi yang baik, memberikan pengawasan yang efisien, serta
membawa karyawannya kepada sasaran yang ingin dituju sesuai
dengan ketentuan waktu dan perencanaan. Apabila dalam suatu
perusahaan tidak melaksanakan fungsi kepemimpinan, maka
perusahaan tersebut tidak dapat berkembang. Menurut Kosali
(2016:117) fungsi kepemimpinan adalah sebagai berikut :
a. Fungsi perencanaan
Seorang pemimpin perlu membuat perencanaan yang
menyeluruh bagi perusahaan, karyawan, dan bagi diri sendiri
selaku penanggung jawab tercapainya tujuan perusahaan.
Sebaiknya, perencanaan itu harus dibuat sesuai dengan situasi
pekerjaan, tujuan, dan target yang ingin dicapai. Apabila
perencanaan itu sudah terlaksana dengan baik, maka tujuan
perusahaan dapat tercapai.
b. Fungsi pengembangan loyalitas
Pengembangan kesetiaan ini tidak saja diantara karyawan, tetapi
juga untuk para pemimpin tingkat rendah dan menengah dalam
organisasi. Untuk mencapai kesetiaan ini, seseorang pemimpin
sendiri harus memberi teladan baik dalam pemikiran, kata-kata,
maupun tingkah laku sehari-hari yang menunjukkan kepada
karyawannya, pemimpin sendiri tidak pernah mengingkari dan
menyeleweng dari loyalitas segala sesuatu tidak akan dapat
berjalan sebagaimana mestinya.
c. Fungsi pengawasan
Fungsi pengawasan merupakan fungsi pemimpin untuk
senantiasa meneliti kemampuan pelaksanaan rencana. Dengan
adanya pengawasan maka hambatan-hambatan dapat segera
diketemukan, untuk dipecahkan sehingga semua kegiatan
kembali berlangsung menurut acuan yang telah ditetapkan dalam
rencana.
d. Fungsi pengambilan keputusan
Pengambilan keputusan merupakan fungsi kepemimpinan yang
tidak mudah dilakukan. Oleh sebab itu banyak pemimpin yang
menunda untuk melakukan pengambilan keputusan. Bahkan ada
pemimpin yang kurang berani mengambil keputusan. Metode
pengambilan keputusan dapat dilakukan secara individu,
kelompok tim atau panitia, dewan, komisi, referendum,
mengajukan usul tertulis dan lain sebagainya.
e. Fungsi memberikan motivasi
Seorang pemimpin perlu selalu bersikap penuh perhatian
terhadap anak buahnya. Pemimpin harus dapat memberi
semangat, membesarkan hati, mempengaruhi anak buahnya agar
rajin bekerja dan menunjukkan prestasi yang baik terhadap
organisasi yang dipimpinnya. Pemberian anugerah yang berupa
ganjaran, hadiah, pujian atau ucapan terima kasih sangat
diperlukan oleh anak buah sebab mereka merasa bahwa hasil jerih
payahnya diperhatikan dan dihargai oleh pemimpinnya.
