McAdams (dalam Hastings, 2012: 1) mengemukakan bahwa generativitas dianggap sebagai label karakteristik dari kedewasaan psikososial dalam kepribadian dan literatur perkembangan sosial. Sedangkan menurut Erikson (2010: 317) generativitas adalah perhatian dalam membentuk dan membimbing generasi berikutnya, meskipun ada individu-individu yang mengalami kemalangan atau akibat dari bakat khusus dengan ketulenan lain, sehingga menerapkan dorongan ini kepada keturunannya sendiri. Namun menurut Kotre (1995: 7) generativitas merupakan suatu konsep yang mengajak kita melihat seluruh cara seseorang dalam meninggalkan jejak untuk masa depan. Berdasarkan beberapa pendapat diatas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa generativitas adalah karakteristik kedewasaan psikososial di sepanjang rentang kehidupan dewasa madya. Konsep generativitas yang dilakukan merupakan cara individu dalam meninggalkan jejak atau kebiasaan yang membangun untuk generasi selanjutnya, dengan berbagai cara.
