Pengertian Inovasi (skripsi dan tesis)

Proses Inovasi Proses bisa juga diartikan sebagai reengineering atau perencanaan visi strategik dan strategi kompetitif baru serta pengembangan proses bisnis baru yang mendukung visi tersebut (Ellitan, 2009:72). Menurut Hamer dan Champy (1993) dalam Ellitan (2009) “inovasi proses (reengineering) adalah pemikiran ulang yang fundamental dan perancangan ulang yang radikal terhadap proses-proses bisnis organisasi yang membawa organisasi mencapai peningkatan yang dramatis dalam kinerja bisnisnya”. Menurut Herbkersman (1994) inovasi proses adalah perubahan secara drastis bagaimana cara anggota organisasi menyelesaikan cara kerja mereka. Ellitan (2009) menyebutkan esensi dan prinsip-prinsip inovasi proses antara lain:   1. Memfokuskan pada faktor-faktor sekitar hasil (outcome) bukan pada tugas, artinya bahwa suatu perusahaan hendaknya memiliki seseorang yang melaksanakan semua tahapan dalam suatu proses. 2. Suatu perusahaan hendaknya membentuk departemen-departemen terspesialisasi untuk menangani proses yang terspesialisasi juga. 3. Mengelompokkan pemrosesan informasi ke dalam fungsi yang menghasilkan informasi. 4. Memperlakukan sumber-sumber yang terpisah seolah-olah tersentralisasi. 5. Mengaitkan aktivitas-aktivitas pararel serta mengintegrasikan hasilhasilnya. Hal ini ditunjukkan untuk meningkatkan keterkaitan antar fungsi paralel sehingga unit-unti terpisah bisa melakukan satu fungsi. 6. Menghubungkan aspek-aspek keputusan untuk menyelesaikan tugas dan membangun sistem pengendalian dari suatu proses. 7. Memperoleh informasi sekaligus pada sumbernya