Menurut Munandar (2004: 79) ada dua motif yang mendasari
seseorang untuk berkomitmen pada organisasi atau unit kerjanya antara
lain:
a. Side-best orientation
Hal ini memfokuskan pada akumulasi dari kerugian yang dialami atas
segala sesuatu yang telah diberikan oleh individu kepada organsasi apabila
meninggalkan organisasi tersebut. Dasar pemikiran ini adalah bahwa
meninggalkan organisasi akan merugikan karena takut kehilangan hasil
kerja kerasnya yang tidak bisa diperoleh dari tempat lain.
b. Goal-congruance orientation
Hal ini memfokuskan pada tingkat kesesuaian antara tujuan personal
individu dan organisasi sebagai hal yang menentukan komitmen pada
organisasi. Pendekatan ini menyatakan bahwa komitmen karyawan pada
organisasi dengan goal-congruance orientation akan menghasilkan
karyawan yang memiliki penerimaan atas tujuan dan nilai-nilai organisasi,
keinginan untuk membantu organisasi, keinginan untuk membantu
organisasi dalam mencapai tujuan, serta hasrat untuk tetap menjadi
anggota organisasi.
