Pasar Modal Efisien (skripsi dan tesis)

Suad (2001:269) menyatakan pasar modal efisien sebagai, “Pasar modal yang harga sekuritas-sekuritasnya mencerminkan semua informasi yang relevan”. Sejalan dengan pendapat Suad, Eduardus (2001:112) mengungkapkan bahwa konsep pasar efisien lebih ditekankan pada aspek informasi, artinya pasar yang efisien adalah pasar dimana harga semua sekuritas yang diperdagangkan telah mencerminkan semua informasi yang tersedia. Fama (1970) dalam Jogiyanto (2008), menyajikan tiga macam bentuk utama dari efisiensi pasar berdasarkan ketiga macam bentuk dari informasi sebagai berikut: 1. Efisiensi pasar bentuk lemah (weak form). Pasar dikatakan efisiensi dalam bentuk lemah jika harga-harga sekuritas secara penuh mencerminkan (fully reflect) informasi masa lalu. Informasi masa lalu ini merupakan informasi yang sudah terjadi. 2. Efisiensi pasar bentuk setengah kuat (semistrong form). Pasar dikatakan efisien dalam bentuk setengah kuat (semistrong form) jika harga-haga sekuritas secara penuh mencerminkan (fully reflect) semua informasi yang dipublikasikan (all publicly available information), termasuk informasi yang berada dalam laporan-laporan keuangan perusahaan emiten. 3. Efisiensi pasar bentuk kuat (strong form). Pasar dikatakan efisien dalam bentuk kuat (strong form), jika harga-harga sekuritas secara penuh (fully reflect) mencerminkan semua informasi yang tersedia termasuk informasi privat. Untuk menguji pasar modal efisien dalam bentuk lemah, dipergunakan koofisien korelasi perubahan harga saham untuk time lag tertentu. Sementara untuk pengujian setengah kuat dipergunakan event study dan untuk pasar dalam bentuk kuat pengujian dilakukan dengan menganalisis prestasi berbagai portofolio yang dikelola oleh kelompok-kelompok yang mungkin memiliki informasi khusus. (Suad, 2001:270- 280)