Teori ini dikembangkan oleh Adam. Adapun komponen dari teori ini
adalah input, outcome, comparison person, dan equity-in-equity. Menurut
teori ini, puas atau tidak puasnya pegawai merupakan hasil dari
membandingkan antara input-outcome dirinya dengan perbandingan inputoutcome pegawai lain (comparison person). Jadi jika perbandingan
tersebut dirasakan seimbang (equity) maka pegawai tersebut akan merasa
puas. Tetapi, apabila terjadi tidak seimbang (inequity) dapat menyebabkan
dua kemungkinan, yaitu over compensation inequity (ketidakseimbangan
yang menguntungkan dirinya), dan sebaliknya under compensation
inequity (Ketidakseimbangan yang menguntungkan pegawai lain yang
menjadi pembanding atau comparison person).
