Tingkat Kecemasan (skripsi dan tesis)

Menurut Stuart (2007), tingkat kecemasan sebagai berikut :
1) Kecemasan ringan
Berhubungan dengan ketegangan dalam kehidupan seharihari. Kekecewaan ini menyebabkan individu menjadi waspada dan
meningkatkan lapang persepsinya. Kecemasan ini dapat
memotivasi belajar dan menghasilkan pertumbuhan serta
kreatifitas.
2) Kecemasan sedang
Memungkinkan individu untuk berfokus pada hal yang
penting dan mengesampingkan yang lain. Kecemasan ini
mempersempit lapang persepsi individu dengan demikian individu
tidak mengalami perhatian yang selektif namun dapat berfokus
pada lebih banyak area jika diarahkan untuk melakukannya.
3) Kecemasan berat
Sangat mempengaruhi lapang persepsi individu. Individu
cenderung berfokus pada suatu yang rinci dan spesifik serta tidak
berfikir pada hal lain. Semua perilaku ditujukan untuk mengurangi
ketegangan. Individu tersebut memerlukan banyak arahan untuk
berfokus pada area lain.
4) Tingkat panik
Ketakutan yang berhubungan dengan terperangah, takut,
dan teror. Hal yang rinci terhadap proposinya karena mengalami
hilang kendali, individu yang mengalami panik tidak mampu
melakukan sesuatu walaupun dengan arahan. Panik merupakan
disorganisasi dan menimbulkan peningkatan aktifitas motorik,
menurunnya kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain,
persepsi yang menyimpan dan kehilangan pemikiran yang rasional,
tingkat kecemasan ini tidak sejalan dengan kehidupan, jika
berlangsung terus dalam waktu yang lama, dapat terjadi kelelahan
dan kematian.