Kecemasan adalah perasaan takut yang tidak jelas dan tidak
didukung oleh situasi (Viedesbeck, 2008). Menurut Nanda (2012),
kecemasan adalah perasaan tidak nyaman atau ketakutan yang disertai
oleh respon autonom (penyebab sering tidak spesifik atau tidak
diketahui pada setiap individu) perasaan cemas tersebut timbul akibat
dari antisipasi diri terhadap bahaya. Keadaan ini juga dapat diartikan
sebagai tanda-tanda perubahan yang memberikan peringatan akan
adanya bahaya pada diri individu.
Kecemasan adalah rasa khawatir, takut yang tidak jelas
sebabnya. Kecemasan juga merupakan kekuatan yang besar dalam
menggerakan tingkah laku, baik tingkah laku yang menyimpang
ataupun yang terganggu. Kedua-duanya merupakan pernyataan dan
penampilan dari pertahanan terhadap kecemasan tersebut (Gunarsa,
2008). Menurut Hawari (2011), secara klinis gejala kecemasan dibagi
dalam beberapa kelompok yaitu gangguan cemas (anxiety disorder),
gangguan cemas menyeluruh (generalized anxiety disorder/GAD),
gangguan panik (panic disorder), gangguan pobik (phobic disorder ),
gangguan obsesif-kompulsif (obsessive- compulsive disorder).
