Komponen yang Mempengaruhi Keberhasilan Meraih Kehidupan Bermakna (skripsi dan tesis)

Menurut Bastaman (1996), terdapat beberapa komponen yang menentukan
berhasilnya pencapaian hidup bermakna, yaitu :
a. Pemahaman Diri (Self Insight)
Pemahaman pribadi pada dasarnya membantu memperluas dan mendalami
beberapa aspek kepribadian dan corak kehidupan seseorang. Misalnya
seperti mengenali keunggulan dan kelemahan pribadi serta kondisi
lingkungannya, menyadari keinginan masa kecil, masa muda dan sekarang
serta memahami kebutuhan yang mendasari keinginan-keinginan tersebut,
merumuskan dengan jelas dan nyata hal-hal yang diinginkan untuk masa
yang akan datang serta menyusun rencana yang realistis untuk
mencapainya.
b. Bertindak Positif
Tindakan positif menekankan pada tindakan nyata yang mencerminkan
pikiran dan sikap yang baik dan positif. Untuk menerapkan metode
bertindak positif, perlu memperhatikan beberapa hal, yaitu memilih
tindakan nyata yang benar-benar dapat dilakukan secara wajar tanpa
terlalu memaksakan diri, waktu yang digunakan fleksibel dari yang
berlangsung selama beberapa detik hingga jangka panjang yang
berkesinambungan, citra diri yang akan dicapai benar-benar diinginkan
dan realistis, memperhatikan reaksi-reaksi spontan dari lingkungan
terhadap usaha untuk bertindak positif, dan ada kemungkinan untuk
bertindak positif pada awalnya dirasakan sebagai tindakan berpura-pura
namun jika dilakukan secara konsisten, serius dan dihayati akan menjadi
kebiasaan.
c. Pengakraban hubungan
Pengakraban hubungan menganjurkan agar seseorang membina
hubungan yang akrab dengan orang tertentu seperti anggota keluarga,
teman ataupun rekan kerja. Hal ini penting sebab dalam hubungan pribadi
yang akrab seseorang merasa benar-benar dibutuhkan dan membutuhkan
orang lain, dicintai dan mencintai orang lain tanpa mementingkan diri
sendiri. Seseorang akan merasa dirinya berharga dan bermakna, baik bagi
dirinya sendiri maupun bagi orang lain.
d. Pendalaman Tri-nilai
Pendalaman Tri-nilai berarti nilai-nilai yang menjadi sumber makna hidup
(creative value, experiential value, dan attitudinal value) yang dimiliki,
dipahami dan dimengerti agar dapat menemukan makna hidup dan
menetapkan tujuan hidup yang ingin diraih serta melakukan kegiatan yang
mengarah kepada pemenuhan tujuan hidup.
e. Ibadah
Beribadah berarti menjalankan ibadah secara khidmat agar menimbulkan
perasaan tenteram, mantap dan tabah, serta menimbulkan perasaan seakanakan mendapat bimbingan dalam melakukan tindakan-tindakan penting