Mekanisme Pertahanan Terhadap Kecemasan (skripsi dan tesis)

Menurut Andri dan Yenny (2007) mekanisme pertahanan yang digunakan
untuk melawan kecemasan antara lain, yaitu:
a. Represi
Dalam terminologi Freud, represi adalah pelepasan tanpa sengaja
sesuatu dari kesadaran (conscious). Pada dasarnya merupakan upaya
penolakan secara tidak sadar terhadap sesuatu yang membuat tidak
nyaman atau menyakitkan.
b. Reaksi formal
Reaksi formasi adalah bagaimana mengubah suatu impuls yang
mengancam dan tidak sesuai serta tidak dapat diterima norma sosial
diubah menjadi suatu bentuk yang lebih dapat diterima.
c. Proyeksi
Proyeksi adalah mekanisme pertahanan dari individu yang
menganggap suatu impuls yang tidak baik, agresif dan tidak dapat
diterima sebagai bukan miliknya melainkan milik orang lain.
d. Regresi
Regresi adalah suatu mekanisme pertahanan saat individu kembali ke
masa periode awal dalam hidupnya yang lebih menyenangkan dan
bebas dari frustasi dan kecemasan yang saat ini dihadapi. Regresi
biasanya berhubungan dengan kembalinya individu ke suatu tahap
perkembangan psikoseksual. Individu kembali ke masa dia merasa
lebih aman dari hidupnya dan dimanifestasikan oleh perilakunya di
saat itu, seperti kekanak-kanakan dan perilaku dependen.
e. Rasionalisasi
Rasionalisasi merupakan mekanisme pertahanan yang melibatkan
pemahaman kembali perilaku kita untuk membuatnya menjadi lebih
rasional dan dapat diterima oleh kita. Kita berusaha memaafkan atau
mempertimbangkan suatu pemikiran atau tindakan yang mengancam
kita dengan meyakinkan diri kita sendiri bahwa ada alasan yang
rasional dibalik pikiran dan tindakan itu.
f. Pemindahan
Suatu mekanisme pertahanan dengan cara memindahkan impuls
terhadap objek lain karena objek yang dapat memuaskan Id tidak
tersedia. Pada mekanisme ini objek pengganti adalah suatu objek yang
menurut individu bukanlah merupakan suatu ancaman.
g. Sublimasi
Berbeda dengan displacement yang mengganti objek untuk
memuaskan Id, sublimasi melibatkan perubahan atau penggantian dari
impuls Id itu sendiri. Energi instingtual dialihkan ke bentuk ekspresi
lain, yang secara sosial bukan hanya diterima namun dipuji.
h. Isolasi
Isolasi adalah cara kita untuk menghindari perasaan yang tidak dapat
diterima dengan cara melepaskan mereka dari peristiwa yang
seharusnya mereka terikat, mengekspresikan dan bereaksi terhadap
peristiwa tersebut tanpa emosi.