Terdapat 4 tingkat kecemasan berdasarkan Herri dan Namora (2010) yaitu :
1. Kecemasan Ringan
Respon tubuh terhadap kecemasan ini seperti sesekali sesak napas, nadi dan
tekanan darah naik, gangguan ringan pada lambung, muka berkerut, bibir
bergetar, perpepsi meluas, masih mampu menerima stimulus yang kompleks,
mampu konsentrasi, mampu menyelesaikan masalah, gelisah, adanya tremor
halus pada tangan, suara terkadang tinggi.
2. Kecemasan Sedang
Respon tubuh terhadap kecemasan ini seperti sering napas pandek, nadi dan
tekanan darah meningkat, mulut kering, anoreksia, diare, konstipasi, persepsi
menyempit, tidak mampu menerima rangsangan, berfokus pada apa yang
menjadi perhatiannya, gerakan tersentak, meremasi tangan, bicara banyak dan
lebih cepat, insomnia, perasaan tak aman, dan gelisah.
3. Kecemasan Berat
Respon tubuh terhadap kecemasan ini seperti napas pendek, nadi dan tekanan
darah meningkat, berkeringat, sakit kepala, penglihatan kabur, ketegangan,
lapang persepsi sangat menyempit, tidak mampu menyelesaikan masalah,
perasaan terancam, verbalitas cepat, dan blocking.
