Definisi Kapasitas (skripsi dan tesis)

Sejumlah ahli dan praktisi telah mengemukakan arti kapasitas.
Pada umumnya kapasitas diartikan sebagai kemampuan untuk
melaksanakan tugas atau pekerjaan secara berhasil. Kapasitas juga
dipandang sebagai jaminan keberlangsungan hidup suatu organisasi
dan individu.
Kapasitas adalah kemampuan untuk melakukan tugas-tugas
yang sesuai secara efektif, efisien, dan berkelanjutan (Grindle (1997:
34). Kapasitas adalah kemampuan individu dan organisasi untuk
melakukan fungsi secara efektif, efisien dan berkelanjutan (Geene,
2003: 4). Kapasitas adalah sifat yang memungkinkan sebuah
organisasi atau sistem untuk bertahan hidup, tumbuh, diversifikasi,
dan menjadi lebih kompleks; kapasitas adalah kemampuan kolektif,
yaitu kombinasi dari atribut yang memungkinkan sistem untuk
melakukan, memberi nilai, membangun hubungan, dan untuk
memperbaharui diri, atau dengan kata lain merupakan cara dan
kemampuan yang memungkinkan sistem: individu, kelompok,
organisasi, kelompok organisasi dapat melakukan sesuatu dengan niat
dari waktu ke waktu secara efektif (Morgan, 2006: 6-7). Kapasitas
terdiri dari sejumlah kemampuan, keterampilan, pemahaman, sikap,
nilai, hubungan, tingkah laku, motivasi, sumber dan kondisi yang
memungkinkan individu, organisasi, jaringan/sektor dan sistem sosial
yang luas untuk melaksanakan fungsi-fungsi dan mencapai tujuantujuan mereka sepanjang waktu (Balger, 2000: 2).
Berdasarkan arti kata dan definisi kapasitas yang telah
dikemukakan dari berbagai sumber, dapat disimpulkan bahwa:
1) Kapasitas adalah kemampuan individu yang terdiri atas
pemahaman, keterampilan, nilai, sikap, motivasi, sumber-sumber,
kondisi tertentu, dan sifat-sifat tertentu;
2) Kapasitas adalah kemampuan untuk memperbaharui diri; esensi
perkembangan individu berada pada dirinya sendiri;
3) Kapasitas adalah elemen kunci bagi individu, organisasi, dan
sistem untuk tetap dapat hidup, tumbuh, dan berkembang;
4) Kapasitas juga merupakan kemampuan kolektif individu dalam
organisasi untuk melakukan fungsi atau tindakan-tindakan secara
efisien, efektif, dan berkelanjutan, seperti: membangun jaringan,
mengerjakan segala sesuatu secara cepat, tepat, dan benar,
mencapai hasil yang optimal, berdaya saing, dan beradaptasi;
5) Kapasitas juga mencakup suatu kemampuan potensial atau laten;
6) Kapasitas adalah suatu penciptaan nilai publik yang nampak
dalam keunggulan persaingan kekuasaan, kontrol, dan sumber
daya organisasi;
7) Kapasitas juga dapat meliputi berbagai sumber selain manusia,
namun manusia memegang peran utama dan kunci dalam
pengembangan kapasitas.