Sinambela (2016) mengungkapkan bahwa stres dan bentuk reaksinya dapat
diatasi melalui tiga pola, yakni:
- Pola sehat adalah kemampuan mengelola perilaku dan tindakan yaitu pola
terbaik untuk menghadapi stres, sehingga tidak menimbulkan gangguan bahkan
menjadi lebih sehat dan berkembang. Seseorang yang mampu mengelola waktu
dan kesibukannya dengan cara yang baik dan teratur, maka individu tersebut
tidak merasa tertekan akan suatu hal meskipun tantangan dan tekanan cukup
banyak. - Pola harmonis, yaitu kemampuan mengelola waktu dan kegiatan untuk
menghadapi stres secara harmonis dan tidak menimbulkan berbagai gangguan.
Dalam pola ini, berbagai tantangan dan kesibukan seseorang dapat
mengendalikannya dengan cara mengatur waktu dengan baik dan mengerjakan
tugas secara tepat, dan bila perlu mempercayakan dengan penuh tugas-tugas
kepada orang lain. Dengan hal tersebut, keseimbangan dan keharmonisan dapat
terjadi antara tekanan yang diterima dan reaksi yang diberikan. - Pola patalogis, yaitu pola menghadapi stres dengan dampak berbagai gangguan
fisik maupun sosial-psikologis. Dalam pola ini, seseorang akan menghadapi
tantangan tanpa memiliki kemampuan dan keseimbangan dalam mengatur
waktu dan tugas. Cara ini dapat membuat reaksi-reaksi yang berbahaya karena
dapat menimbulkan berbagai masalah yang buruk
