Faktor – faktor yang dapat mempengaruhi retensi karyawan menurut (Ali et
al., 2024) antara lain:
- Lingkungan Kerja
Lingkungan kerja yang mendukung adalah kombinasi kondisi fisik, sosial,
dan manajerial yang menciptakan suasana positif melalui komunikasi yang
baik, budaya inklusif, dan kebijakan yang adil. Hal ini meningkatkan
kepercayaan karyawan terhadap organisasi dan mengurangi stres, yang
sangat relevan bagi Gen Z yang mengutamakan fleksibilitas seperti kerja
hybrid dan teknologi modern untuk mendukung keseimbangan kerja-hidup. - Kompensasi
Kompensasi mencakup gaji kompetitif, tunjangan, serta insentif finansial
dan non-finansial. Kompensasi yang adil dan transparan meningkatkan
kepuasan dan loyalitas, sementara Gen Z juga mengharapkan manfaat
tambahan seperti dukungan kesehatan mental dan pelatihan yang
mendukung pertumbuhan pribadi. - Kejelasan Peran
Kejelasan peran berarti penjelasan eksplisit mengenai tanggung jawab dan
ekspektasi kerja. Dengan struktur kerja yang jelas dan umpan balik rutin,
kebingungan dapat diminimalkan sehingga meningkatkan motivasi
karyawan. Bagi Gen Z, peran yang jelas membantu mengurangi kecemasan
dan meningkatkan kinerja di era informasi instan. - Pelatihan dan Pengembangan
Pelatihan dan pengembangan menyediakan kesempatan bagi karyawan
untuk meningkatkan keterampilan dan meraih kemajuan karier melalui
program formal maupun informal. Bagi Gen Z, pembelajaran berkelanjutan
terutama melalui platform digital serta teknologi terbaru merupakan nilai
tambah yang meningkatkan keterikatan mereka dengan organisasi
