Faktor- Faktor yang mempegaruhi Retensi Karyawan


a. Faktor retensi karyawan menurut Armstrong menyatakan beberapa
faktor yang mempengaruhi retensi karyawan yaitu (18):

  1. kepuasan kerja, karyawan yang merasa puas dengan pekerjaan
    mereka cenderung memiliki keterikatan emosional yang lebih kuat
    terhadap organisasi, lebih termotivasi, dan lebih produktif.
  2. Kompensasi dan tunjangan, gaji yang kompetitif dan tunjangan yang
    menarik dapat meningkatkan kepuasan karyawan dan mendorong
    mereka untuk tetap di Perusahaan.
  3. Kesempatan pengembangan karier, karyawan cenderung bertahan
    lebih lama jika mereka melihat adanya peluang untuk
    pengembangan karir, seperti pelatihan, promosi, dan peningkatan
    keterampilan.
  4. Keseimbangan kerja dan kehidupan, fleksibilitas dalam jam kerja
    dan kebijakan yang mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan
    kehidupan pribadi dapat meningkatkan kepuasan karyawan dan
    mengurangi tingkat turnover.
  5. Management and leadership, manajemen yang baik memastikan
    bahwa proses dan tugas berjalan dengan lancar, sementara
    kepemimpinan yang efektif menciptakan lingkungan yang
    mendukung inovasi dan keterlibatan karyawan.
  6. Organizational culture, budaya yang positif dan inklusif dapat
    menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, di mana karyawan
    merasa dihargai dan terlibat.
  7. Keterlibatan karyawan, karyawan yang merasa terlibat dalam
    pengambilan keputusan dan memiliki suara dalam organisasi
    cenderung lebih loyal dan berkomitmen untuk tetap bekerja di
    perusahaan.
    b. Faktor retensi karyawan menurut Robert L. Mathis menyatakan
    beberapa faktor yang mempengaruhi retensi karyawan yaitu (5):
  8. Kompensasi dan manfaat, karyawan cenderung bertahan jika mereka
    merasa mendapatkan kompensasi yang adil dan manfaat yang
    memadai, seperti asuransi kesehatan, cuti, dan pensiun.
  9. Lingkungan kerja, lingkungan kerja yang positif, termasuk
    hubungan yang baik dengan rekan kerja dan atasan, dapat
    meningkatkan kepuasan kerja dan mendorong karyawan untuk tetap
    bertahan.
  10. Kesempatan pengembangan karir, karyawan yang melihat peluang
    untuk berkembang dan belajar dalam organisasi lebih cenderung
    untuk tetap bertahan. Program pelatihan dan pengembangan yang
    baik dapat meningkatkan loyalitas karyawan.
  11. Budaya perusahaan, budaya yang mendukung inklusi, keberagaman,
    dan keseimbangan kerja-hidup dapat menarik dan mempertahankan
    karyawan. Karyawan lebih cenderung bertahan di perusahaan yang
    memiliki nilai-nilai yang sejalan dengan nilai pribadi mereka.
  12. Manajemen dan kepemimpinan, gaya kepemimpinan yang baik dan
    manajemen yang efektif dapat meningkatkan motivasi dan kepuasan
    karyawan. Karyawan yang merasa dihargai dan didengar oleh
    manajemen cenderung lebih loyal.
  13. Kesejahteraan karyawan, program kesejahteraan yang mendukung
    kesehatan fisik dan mental karyawan dapat berkontribusi pada
    retensi. Karyawan yang merasa diperhatikan dalam hal
    kesejahteraan mereka lebih mungkin untuk tetap di Perusahaan