Beberapa tahun terakhir ini telah banyak kajuan baru yang menarik dan menjadi
perhatian para peniliti di bidang sumber daya manusia (SDM). SDM dijadikan sebagai
objek dan subjek dalam penelitian-penelitian dibidang SDM untuk mencari hal-hal yang
baru yang dapat dijadikan sebagai acuan daalm meningkatkan kinerja organisasi secara
umum. Salah satu aspek yang menjadi perhatian di bidang penelitian SDM selama
kurang lebih tiga dekade terakhir ini adalah Organizational Citizenship Behavior
(OCB).
Konsep OCB pertama kali dikemukakan oleh Dennis Organ. Organ (1997)
mendefinisikan OCB sebagai ;
Individual behavior that discreonary, not directly or explicity recognized by the
formal reward system, and that in the aggregate prompts the effective functioning. By
discretionary, we mean that the behavior is not an enforcable requirement of the role
or job description, that is the clearly specifiable terms of the person’s employment
contract with the organiztion : the behavior is ruthera matter of personal choice, such
that its ommision is not generally understood as punishable.
Organization Citizenship Behavior merupakan perilaku sukarela individu diluar
deskripsi pekerjaan yang secara eksplisit atau secara tidak langsung diakui oleh sistem
penghargaan formal, dan secara agregat dapat meningkatkan fungsi efektivitas dalam
sebuah organisasi namun lebih dari setengah abad yang lalu (Jahangir, Akbar, Haq,
2004) telah menyatakan konsep serupa dengan OCB, konsep tersebut dinyatakan
dengan “willingness of individual to contribute cooperative effort to the organization
was indispensable to effective attainment of organizational goals” yaitu kesedian
individu untuk berkontribusi dengan cara berupaya bekerja sama dengan organisasi
sangat diperlukan untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan efektif. Organization
Citizhenship Behavior (OCB) adalah perilaku individu yang bersifat bebas, tidak secara
langsung atau explisit diakui oleh sistem reward formal, dan memberi kontribusi pada
keefektivasan dan keefesiensian fungsi organisasi (Organ, Podsakoff, & Mackenzie,
2006, p.8). Definisi lain adalah perilaku karyawan yang positif terhadap rekan kerjanya
dalam rangka mencapai tujuan organisasi (Pantja Djati,2009,p.10)
