Definisi Organizational Support


Eisenberger dan Stinglhamber 2011 dalam (Imran et al., 2020)
mendefinisikan Perceived Organizational Support (POS) sebagai pemikiran yang
menyatakan kepedulian suatu organisasi terhadap kontribusi yang diberikan oleh
karyawan mereka. Organisasi dapat menciptakan hubungan kerja yang harmonis
antara organisasi dan karyawan serta mampu untuk memenuhi kebutuhan karyawan
dalam aspek profesional maupun personal. Kepedulian tersebut dapat
mempengaruhi kepuasan kinerja karyawan pada suatu organisasi dan
menghasilkan output yang baik sehingga dapat mempermudah tercapainya
tujuan organisasi tersebut. Sedangkan menurut teori Social Exchange Theory (SET)
yang mendefinisikan sebagai hubungan antara suatu organisasi atau perusahaan
dengan karyawan dipandang untuk saling memberikan manfaat. Ketika ada
dukungan dari organisasi, karyawan cenderung untuk merespons dan memberikan
kontribusi dengan meningkatkan kinerja yang lebih tinggi. Dukungan organisasi
yang dimaksud adalah “In Organizational Behavior, organizational support is a
defined as the degree to which the organizational addresses employees emotional
and materials needs, fostering a positive and supportive work environtment”.
Definisi ini yang dimaksud adalah sejauh mana organisasi tempat para karyawan
bekerja mampu untuk memenuhi kebutuhan emosional dan materi serta dapat
membina lingkungan yang positif dan mendukung (Imran et al., 2020).
Teori ini dikembangkan untuk memahami pemenuhan kebutuhan
sosioemosional serta menilai sejauh mana kesiapan organisasi dalam memberikan
penghargaan atau imbalan atas kontribusi dan upaya yang dilakukan oleh para
karyawan (Gemilang dan Riana, 2021). Dukungan organisasi dipengaruhi oleh
berbagai aspek perlakuan yang diberikan oleh organisasi, yang pada akhirnya
memengaruhi cara karyawan menafsirkan motivasi yang muncul sebagai respons
terhadap perlakuan tersebut (Imran et al., 2020)