Nilai perusahaan seringkali dikaitkan dengan nilai saham perusahaan.
Sebuah perusahaan dikatakan baik jika memiliki nilai yang baik juga
termasuk kinerja perusahaan tersebut. Ketika nilai saham perusahaan tinggi,
maka dapat disinyalir bahwa perusahaan tersebut mempunyai nilai baik.
Tujuan perusahaan adalah meningkatkan kemakmuran para pemegang
saham. Nilai perusahaan juga dapat didefinisikan sebagai nilai wajar
perusahaan yang menggambarkan presepsi para investor terhadap emiten
yang bersangkutan. Jika nilai saham perusahaan tinggi, maka presepsi para
investor akan perusahaan itu akan tinggi pula dan tidak ragu untuk
menginvestasikan dananya di perusahaan tersebut. Akan tetapi jika nilai
saham perusaaan rendah maka persepsi para investor akan negatif dan
kemungkinan untuk menarik investasinya akan sangat mungkin terjadi.nilai
saham yang tinggi mengindikasikan bawa perusahaan tersebut memiliki
keuntungan yang tinggi dan kinerja yang baik.
Menurut Harmono (2009) nilai perusahaan adalah kinerja
perusahaan yang dicerminkan oleh harga saham yang dibentuk oleh
permintaan dan penawaran di pasar modal yang merefleksikan penilaian
masyarakat terhadap kinerja perusahaan. Nilai perusahaan dapat diukur
melalui nilai harga saham di pasar, berdasrkan terbentuknya harga saham
perusahaan di pasar, yang merupakan refleksi penilaian oleh publik terhadap
kinerja perusahaan secara riil. Dikatakan secara riil karena terbentuknya
harga saham di pasar merupakan titik bertemunya kesepakatan antara
permintaan dan penawaran harga yang secara riil terjadi transaksi jual beli
surat berharga di pasar modal antara emiten dan para investor.
Nilai perusahaan dapat diukur dengan menggunakan harga saham
menggunakan rasio yang disebut rasio penilaian. Menurut Fenty Fauziah
(2017), rasio penelitian adalah suatu rasio yang terkait dengan penilaian
8
kinerja saham perusahaan yang telah diperdagangkan di pasar modal (go
public). Rasio penilaian memberikan informasi seberapa besar masyarakat
menghargai perusahaan, sehingga masyarakat tertarik untuk membeli saham
dengan harga yang lebih tinggi dibanding nilai bukunya
