Pengertian Return On Assets (ROA)


Gitman (2015:81) mengemukakan bahwa :
“Return On Total Assets (ROA), often called the return on
investment (ROI), measures the overall effectiveness of
management in generating profits with its available assets. The
higher the firm’s return on total assets, the better”
Dapat diartikan pengembalian atas asset terkadang juga disebut
pengembalian atas investasi, digunakan untuk mengukur efektivitas
manajemen secara keseluruhan dalam menghasilkan laba dengan aset yang
tersedia.Semakin tinggi laba atas total aset perusahaan maka semakin baik
pengembaliannya.
Riyanto (2001:336) dalam Rahman Rusdi (2015) menyebut istilah
ROA dengan Net Earning Power Ratio (Rate of Return on Investment /
ROI) yaitu kemampuan dari modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan
aktiva untuk menghasilkan keuntungan neto. Keuntungan neto yang beliau
maksud adalah keuntungan neto sesudah pajak.
Return On Assets menurut Kasmir (2016:201) adalah rasio yang
menunjukkan hasil atas jumlah aktiva yang digunakan dalam perusahaan.
Dari beberapa pengertian menurut para ahli maka dapat disimpulkan
bahwa pengembalian suatu aset akan semakin tinggi jika laba yang
diperoleh atas aset yang dimiliki juga tinggi