Menurut Singodimedjo (2002), faktor yang mempengaruhi disiplin kerja yaitu : 1. Besar kecilnya pemberian kompensasi 2. Ada tidaknya keteladanan pimpinan dalam perusahaan 3. Ada tidaknya aturan pasti yang dapat dijadikan pegangan 4. Keberanian pimpinan dalam mengambil tindakan 5. Ada tidaknya pengawasan pimpinan 6. Ada tidaknya perhatian kepada para karyawan 7. Diciptakan kebiasaan – kebiasaan yang mendukung tegaknya disiplin Besar kecilnya pemberian kompensasi dapat mempengaruhi tegaknya disiplin. Para karyawan akan mematuhi segala peraturan yang berlaku, bila karyawan merasa mendapatkan jaminan balas jasa yang setimpal dengan jerih payahnya yang telah dikontribusikan bagi perusahaan. Karyawan akan dapat bekerja tenang dan tekun, serta selalu berusaha bekerja dengan sebaik – baiknya. Keteladanan pimpinan sangat penting sekali, karena dalam lingkungan perusahaan, semua karyawan akan selalu memperhatikan bagaimana pimpinan dapat menegakkan disiplin dirinya dan bagaimana ia dapat mengendalikan dirinya dari ucapan, perbuatan dn sikap yang dapat merugikan aturan disiplin yang sudah ditetapkan. Pembinaan disiplin tidak akan dapat terlaksana dalam perusahaan bilatidak ada aturan tertulis yang pasti untuk dapat dijadikan pegangan bersama. Disiplin tidak mungkin ditegakkan bila peraturan yang dibuat hanya berdasarkan intruksi lisan yang dapat berubah – ubah sesuai dengan kondisi dan situasi. Bila ada seorang karyawan yang melanggar disiplin, maka perlu ada keberanian pimpinan untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dibuatnya. Dengan adanyan tindakan terhadap disiplin, sesuai dengan sangksi yang ada, maka semua karyawan aka merasa terlindungi Dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan perlu ada pengawasan, yang aka mengarahkan karyawan agar dapat melaksankan pekerjaan dengan tepat sesuai dengan yang telah ditetapkan. Karyawan adalah manusia yang mempunyai perbedaan karakter antara yang satu dengan yang lain. Seorang karyawan tidak hanya puas dengan penerimaan kompensasi yag tinggi, pekerjaan, yang menantang, tetapi juga mereka masih membutuhkan perhatian besar dari pimpinannya sendiri. Pemimpin yang kurang baik, yang memakai kekuasaannya dengan sewenang –wenang dan menggunakan ancaman terus menerus kadang dapat memperoleh apa yang tampak sebagai disiplin yang baik, namun gelisah dan tidak tentram yang timbuldari peraturan yang keras dan paksaan saja, dapat meledak di muka pemimpin setiap waktu
