Hasibuan (2003) mengemukakan bahwa jenis-jenis motivasi kerja
dibagi menjadi dua, yaitu motivasi kerja positif dan negatif.
A. Motivasi Positif
Motivasi kerja positif adalah pemberian motivasi dari manajer
kepada bawahan dengan memberikan hadiah kepada mereka yang
sangat berprestasi baik. Motivasi positif ini mengakibatkan
semangat kerja bawahan akan meningkat, karena manusia pada
umumnya senang menerima baik-baik saja. Contoh motivasi positif
yaitu seseorang yang menunaikan kewajibannya dengan maksimal
memperoleh dorongan positif untuk bekerja lebih keras lagi dimasa
datang sehingga dapat meraih keberhasilan yang lebih besar dalam
karirnya.
B. Motivasi Negatif
Motivasi Negatif adalah pemberian motivasi dari manajer kepada
bawahan dengan memberikan hukuman kepada mereka yang
pekerjaannya kurang baik (prestasi rendah). Motivasi negatif ini
mengakibatkan semangat kerja bawahan dalam jangka waktu
pendek akan meningkat, karena mereka takut dihukum. Tetapi
untuk jangka panjang dapat berakibat baik, karena dapat memacu
semangat kerja supaya tidak menerima hukuman. Contoh motivasi
negatif adalah jika seseorang kurang berhasil melakukan tugasnya
sehingga mendapat teguran dari atasannya, teguran itu merupakan
faktor motivasi negatif bagi yang bersangkutan dan dapat dijadikan
dorongan untuk memperbaiki kekurangan atau kesalahannya
sehingga dimasa depan kesalahannya tidak terulang kembali
