Menurut Luthans (2011) organizational commitment dapat diukur
dengan:
1) Keinginan Kuat untuk Tetap Menjadi Anggota Organisasi
Karyawan dengan komitmen yang tinggi memiliki keinginan
kuat untuk tetap bertahan dan menjadi bagian dari organisasi dalam
jangka panjang. Mereka merasa bahwa organisasi tersebut adalah
tempat yang tepat untuk berkembang dan berkontribusi, bahkan jika
ada kesempatan lain di luar. Karyawan merasa senang menjadi bagian
dari organisasi tersebut, yang mengarah pada keterikatan emosional
terhadap organisasi.
2) Kesediaan untuk Mengerahkan Usaha yang Tinggi untuk Organisasi
Karyawan yang berkomitmen siap untuk memberikan usaha
lebih dari yang diharapkan demi keberhasilan organisasi. Mereka
tidak hanya bekerja untuk memenuhi tuntutan pekerjaan, tetapi juga
rela meluangkan waktu dan energi ekstra untuk mencapai tujuan
organisasi. Dedikasi dan tanggung jawab mereka terhadap kemajuan
organisasi terlihat dalam upaya lebih yang mereka berikan, meskipun
itu melampaui kewajiban mereka yang sudah ditentukan.
3) Keyakinan dan Penerimaan terhadap Nilai dan Tujuan Organisasi
Karyawan dengan komitmen tinggi merasa bahwa nilai-nilai
dan tujuan organisasi sejalan dengan prinsip pribadi mereka. Mereka
percaya pada visi organisasi dan merasa bahwa keberhasilan
organisasi adalah hal yang penting, baik untuk mereka pribadi maupun
untuk masa depan bersama. Kepercayaan dan penerimaan terhadap
nilai-nilai ini memperkuat ikatan karyawan dengan organisasi,
menciptakan rasa memiliki yang kuat terhadap tujuan bersama yang
ingin dicapa
