Faktor yang Mempengaruhi Organizational Commitment
Wahyudi & Salam (2020) menyatakan bahwa faktor-faktor yang
mempengaruhi organizational commitment adalah:
1) Faktor latar belakang, komitmen organisasi adalah sikap dan perilaku,
keduanya melekat pada diri setiap karyawan dan dipengaruhi oleh masa
lalunya, dintaranya:
a) Keluarga
Keluarga adalah pondasi awal bagi setiap tindak-tanduk
seorang karyawan. Sejak dini orang tua mengajarkan kebaikan dan
memberikan pendidikan sehingga komitmen yang dibangun dari
keluarga akan tertanam sepanjang hayat, karena terdapat kasih
saying dan harapan kedua orang tua.
b) Pendidikan
Pendidikan mencerminkan cara berpikir pegawai. Hal ini
menjadi dasar dalam bersikap dan berperilaku dalam bekerja yang
kemudian dijadikan acuan organisasi dalam mencari karyawan
baru.
c) Lingkungan
Lingkungan berperan sebagai wadah belajar sekaligus
mempraktikan apa yang dilihat dan didengar. Tidak terkecuali
lingkungan organisasi, seberapa peduli organisasi terhadap
keadaan pegawai menjadi dasar bagi karyawan dalam bersikap
baik dengan rekan kerja dan pemimpin.
2) Faktor individu, setiap karyawan memiliki karakternya masing-masing.
Oleh karenanya besar atau kecilnya komitmen dipengaruhi oleh
kepribadiannya sendiri, yakni:
a) Kemauan atau tekad
Kemauan atau tekad merupakan seberapa besar individu
memiliki niat, keinginan dan kesadaran dalam berorganisasi dapat
berpengaruh dalam komitmen.
b) Daya tanggap
Daya tanggap meruapakan seberapa besar kekuatan individu
dalam menerima, belajar, dan mencoba banyak hal dapat
berpengaruh dalam komitmen.
3) Faktor organisasi, komitmen seorang karyawan akan berbeda jika
organisasi melibatkan diri, diantaranya:
a) Motivasi
Motivasi karyawan dalam bekerja akan meningkat jika
organisasi memberikan dukungan moral, kebijakan, materil, sosial,
sistem, teknologi, dan manajemen yang berpengaruh dalam besar
atau kecilnya komitmen karyawan dalam berorganisasi.
b) Kepemimpinan
Pemimpin dalam berorganisasi adalah penguasa yang
memiliki wewenang luas dan tanggung jawab yang tinggi.
Kekuatan pemimpin dalam berkomunikasi dapat menginspirasi
karyawan untuk bekerja penuh semangat, optimis, dan ikhlas.
c) Budaya organisasi
Budaya atau kebiasaan yang sudah berlaku ditengah-tengah
organisasi berpengaruh terhadap komitmen. Budaya adalah nilai-
nilai sosial dan organisasi yang diterima secara alami atas
kehendak sendiri yang kemudian melekat pada sikap dan perilaku
dalam bekerja