Leader-member exchange (LMX) adalah teori yang menyatakan bahwa
pemimpin menjalin interaksi satu lawan satu dengan anggota-anggota
kelompoknya, yang juga dikenal sebagai hubungan dyadic. (Usman, 2019).
(Wayne et al., 1997) dalam (Widya et al., 2021) mengatakan hubungan
dyadic (dua arah) antara pemimpin dan setiap pengikutnya merupakan
pertukaran hubungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesuksesan
organisasi melalui penciptaan hubungan positif antara mereka (Herman,
2018) dalam (Zhou et al., 2021) mengatakan bahwa hubungan pertukaran
pemimpin-anggota yang berkualitas tinggi menyebabkan para pemimpin
menganggap pegawai sebagai “orang dalam”, sedangkan pegawai dalam
hubungan pertukaran berkualitas rendah dianggap sebagai “orang luar”.
Tingkat hubungan leader-member exchange yang tinggi dicirikan oleh
adanya persahabatan, loyalitas, rasa hormat, dan kontribusi profesional
antara pemimpin dan pengikutnya. Di sisi lain, tingkat hubungan leader-
member exchange yang rendah ditandai oleh kurangnya persahabatan,
loyalitas, rasa hormat, dan kontribusi profesional antara keduanya. (Sa’adah
& Rijanti, 2022).
Menurut Graen & Uhl dalam (Adriani et al., 2023) leader-member
exchange adalah fokus pada hubungan dua arah antara pemimpin dan setiap
anggota kelompoknya, yang merupakan pertukaran hubungan yang
bertujuan untuk meningkatkan kesuksesan organisasi dengan menciptakan
hubungan positif antara pemimpin dan pengikutnya. Menurut Truckenbrodt
(2000) dalam (Justin et al., 2019) fokus dari hubungan atasan dan bawahan
dimaksudkan untuk memaksimalkan keberhasilan suatu organisasi melalui
interaksi kedua belah pihak. Perlakuan pemimpin yang baik terhadap
pegawai akan mampu menciptakan perasaan sukarela pada diri pegawai
untuk bisa berkorban bagi organisasi
