Menurut McDonald dan Bradley (2005 : 3) ada tiga
indikator work-life balance yakni sebagai berikut :
a. Keseimbangan Waktu (Time Balance).
Merupakan salah satu aspek yang membentuk suatu
keseimbangan atau kesetaraan antara waktu yang diberikan
untuk bekerja atau karir dengan waktu yang diberikan pada
diri sendiri dan keluarga.
b. Keseimbangan Keterlibatan (Involvement Balance).
Membentuk pada psikologis individu dalam
menyeimbangkan antara diri sendiri, keluarga dan karir dan
komitmennya terhadap keputusan yang dipilih terhadap
work life balance. Keterlibatan psikologis ini berperan
penting dalam keputusan individu untuk menyeimbangkan
kehidupannya, sehingga tidak terjadi suatu konflik dan
kebingungan dalam melaksanakan tiga keseimbangan
tersebut.
c. Keseimbangan Kepuasan (Satisfaction Balance).
Membentuk tingkat kepuasan individu dalam
keseimbangannya terhadap diri sendiri, keluarga, dan karir.
Kepuasan terhadap berhasil atau tidaknya individu dalam
menyeimbangkan kehidupan kerja dan kehidupan
pribadinya
