Tugas Auditee


Tugas auditee dalam proses audit adalah:
a. Memberikan akses kepada auditor untuk melakukan audit, termasuk
memberikan informasi yang diperlukan dan menyediakan fasilitas yang
diperlukan.
b. Menjawab pertanyaan-pertanyaan dari auditor dan memberikan informasi
yang diperlukan untuk membantu auditor melakukan audit yang efektif.
c. Menjalankan operasional perusahaan/organisasi dan keuangan organisasi
sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga informasi yang disajikan
dapat diandalkan dan dapat dipertanggungjawabkan.
d. Menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan oleh auditor, jika diperlukan,
untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasi dan keuangan
organisasi.
e. Bekerja sama dengan auditor untuk memastikan bahwa proses audit berjalan
lancar dan hasil audit dapat diterima oleh pihak yang berkepentingan.

  1. Contoh Auditee
    “Contoh auditee adalah perusahaan, badan usaha, organisasi nirlaba,
    atau entitas lain yang menjadi subjek dari audit. Auditor akan melakukan audit
    terhadap organisasi tersebut untuk memverifikasi bahwa semua aspek operasi
    dan keuangan organisasi tersebut sesuai dengan standar yang ditetapkan.”
    “Sebagai contoh, sebuah perusahaan publik mungkin menjadi auditee
    dalam audit tahunan yang dilakukan oleh auditor eksternal untuk memastikan
    bahwa laporan keuangan perusahaan tersebut dapat diandalkan dan sesuai
    dengan standar akuntansi yang berlaku