Komitmen Organisasi


Komitmen Organisasi Dalam komitmen organisasi (organizational
commitment), seorang pekerja mengidentifikasi sebuah organisasi, tujuan serta
harapannya untuk tetap menjadi anggota. Kebanyakan riset telah berfokus pada
keterlibatan emosi pada organisasi dan kepercayaan terhadap nilai-nilainya sebagai
“standar emas” bagi komitmen pekerja.
Sebuah hubungan positif tampak di antara komitmen organisasi dan
produktivitas kerja, tetapi bersifat sederhana.” Sebuah tinjauan atas 27 studi
menyatakan bahwa hubungan antara komitmen dan kinerja paling kuat bagi pekerja
baru dan lebih lemah bagi pekerja berpengalaman (19). Menariknya, riset
mengindikasikan bahwa pekerja yang merasa bahwa pihak pemberi kerja gagal
memenuhi janji pada mereka merasa kurang berkomitmen, dan pengurangan dalam
komitmen ini, akan berujung pada level kinerja kreatif yang lebih rendah (7). Untuk
keterlibatan kerja, bukti riset menunjukkan hubungan negatif antara komitmen
organisasi dan absen maupun perputaran pekerja.
Model teoretis menyatakan bahwa pekerja yang berkomitmen akan semakin
kurang terlibat dalam pengunduran diri, sekalipun mereka tidak puas, karena
mereka memiliki rasa kesetiaan keterikatan terhadap organisasi. Di sisi lain, pekerja
yang tidak berkomitmen, yang merasa kurang setia pada organisasi, akan cenderung
menunjukkan tingkat kehadiran di tempat kerja yang lebih rendah. Riset telah
memperkuat pendapat teoretis ini. Memang tampak bahwa sekali pun para pekerja
saat ini tidak bahagia dengan pekerjaannya, mereka bersedia berkorban untuk
organisasi jika mereka cukup berkomitmen.
Menurut Ketchan dan Strother, komitmen organisasional adalah sebuah
konsep yang mengeksplorasi sifat cinta yang dikembangkan individu terhadap
pekerjaannya.Selain itu, komitmen organisasi menunjukkan sejauh mana seorang
individu mengidentifikasi diri dengan perusahaan dan melaksanakan tujuan
perusahaan (20). Menurut (21) mendefinisikan Komitmen Organisasional sebagai
suatu keadaan karyawan memihak kepada perusahaan tertentu dan tujuan-
tujuannya, serta berniat memelihara keanggotaannya dalam perusahaan itu.
Komitmen organisasi menurut Meyer (17) adalah sebuah konsep yang
menggambarkan tingkat keterlibatan atau keterikatan seorang individu terhadap
organisasi tempatnya bekerja. Teori ini dikembangkan oleh John P. Meyer dan
Natalie J. Allen pada tahun 1991 dan telah menjadi salah satu teori yang penting
dalam studi perilaku organisasi