Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keterlibatan kerja karyawan dalam
perusahaan (Chandani et al., 2016 ; Joachim, 2020), yaitu:
- Komunikasi
Komunikasi merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi
keterlibatan kerja karyawan dalam perusahaan. Ketika karyawan dalam
sebuah perusahaan memiliki komunikasi yang terjalin dua arah dengan
atasan atau dengan rekan kerja mereka, maka akan dapat membuat mereka
saling memiliki keterlibatan yang baik dalam mengerjakan pekerjaan dan
mengambil keputusan dalam perusahaan. Semakin baik komunikasi yang
terjalin, maka tingkat keterlibatan kerja karyawan pun juga akan semakin
tinggi. - Peluang Pengembangan Karir
Membuka peluang untuk pengembangan karir dapat memberikan peran
yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan karyawan dan membuat
karyawan bertahan di perusahaan dalam jangka waktu yang lama (Joachim,
2020). Perusahaan harus memastikan pekerjaan yang diberikan kepada
karyawan sesuai dengan tujuan karirnya, jika pekerjaan tersebut sudah
sesuai dengan tujuan karir karyawan dan dapat membuat karir mereka
berkembang, maka karyawan akan merasa puas dan akhirnya memiliki
keterlibatan dengan pekerjaannya. - Kepemimpinan
Menurut Mutunga (2009, dalam Joachim 2020) kepemimpinan yang efektif
merupakan hal yang penting bagi kelancaran dalam sebuah perusahaan.
Perusahaan harus memiliki kepemimpinan yang berkualitas untuk
mengelola sumber daya manusia. Seorang pemimpin harus dapat
meningkatkan tingkat keterlibatan kerja karyawan (Joachim, 2020).
Seorang pemimpin harus berorientasi pada masa depan dan harus
melibatkan karyawan dalam visi mereka untuk meningkatkan keterlibatan
karyawan (Chandani et al., 2016). - Equal Opportunity (Memiliki kesempatan yang sama)
Tingkat keterlibatan karyawan dapat ditentukan dengan bagaimana
perusahaan memperlakukan karyawan dengan adil, transparan dan tidak
memihak. Ketika perusahaan memiliki sistem penilaian kinerja yang tepat,
dapat menerapkan kesempatan yang sama pada setiap karyawan dan
memperlakukan mereka dengan adil maka dapat membuat karyawan
memiliki keterlibatan kerja yang tinggi di perusahaan (Joachim, 2020). - Kompensasi
Pemberian kompensasi secara menyeluruh akan dapat memotivasi
karyawan untuk bekerja dan akhirnya dapat memberikan pengaruh yang
besar pada keterlibatan kerja karyawan. Perusahaan harus dapat
mengembangkan sistem kompensasi yang tepat yang dapat memotivasi
karyawan untuk bekerja. Jika karyawan sudah memiliki motivasi kerja yang
tinggi maka tingkat keterlibatan mereka pada pekerjaannya juga akan tinggi
(Joachim, 2020).
Seorang karyawan yang memiliki keterlibatan kerja yang tinggi dengan
perusahaan dimungkinkan akan dapat bekerja dengan lebih maksimal dan dapat
memberikan peningkatan performa dalam bekerja karena memiliki komitmen,
semangat dan dedikasi tinggi kepada pekerjaan. Seorang karyawan yang memiliki
keterikatan dengan pekerjaan dan perusahaan akan lebih merasa puas dengan
pekerjaannya, memiliki komitmen yang tinggi dengan perusahaan, dan tidak berniat
untuk meninggalkan perusahaan (Schaufeli & Salanova, 2008). Dengan demikian,
karyawan yang memiliki keterlibatan kerja yang tinggi ini akan cenderung tidak
ingin pergi meninggalkan perusahaan karena ia sudah memiliki keterikatan yang
kuat dengan pekerjannya, ia akan merasa sangat menyayangkan jika ia harus pergi
meninggalkan pekerjaan dan perusahaannya saat ini karena akan dirasa cukup sulit
untuk menemukan pekerjaan dan perusahaan yang baru dengan rasa keterikatan
yang sama dengan yang saat ini dirasakan
