Jenis – Jenis Motivasi
Motivasi merupakan fenomena hidup yang banyak corak dan
ragamnya. Secara umum motivasi dapat diklarifikasikan menjadi
empat jenis, yaitu sebagai berikut:
1) Motivasi positif
Yang dimaksud dengan motivasi positif dalam hal ini adalah
dorongan positif yang diberikan kepada seseorang untuk
melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, sehingga
dapat memperoleh hal yang positif. Untuk membangkitkan motif
dan diarahkan pada usaha untuk memengaruhi seseorang agar
bekerja dengan baik dan antusias dengan cara memberikan
keuntungan kepadanya, adapun berbagai jenis motivasi positif
antara lain:
a) Imbalan yang menarik,
b) Informasi tentang pekerjaan,
c) Kedudukan atau jabatan,
d) Perhatian atasan terhadap bawahan,
e) Kondisi kerja,
f) Rasa partisipasi,
g) Dianggap penting,
h) Pemberian tugas dan tanggung jawabnya,
i) Pemberian kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
2) Motivasi negatif
Sesuai dengan namanya negatif, yang berarti motivasi ini adalah
motivasi yang memberi ancaman kepada seseorang yang akan
memperoleh hukuman jika target kerja yang dibebankan
kepadanya tidak tercapai. Motivasi negatif adalah motivasi yang
bersumber dari rasa takut jika tidak memenuhi apa yang sudah
ditentukan. Motivasi ini sebaiknya dihindari karena dapat
memberikan tekanan dan stress bagi pegawai, yang pada
akhirnya menjadi kenyataan bahwa target yang dibebankan
kepadanya tidak dapat diwujudkan.
3) Motivasi dari dalam
Motivasi dari dalam (internal motivation) adalah suatu dorongan
dari dalam diri yang dirasakan pegawai dan menghasilkan daya
dorong yang kuat untuk mencapai ssesuatu yang diharapkannya.
Jadi motivasi dari dalam adalah motivasi yang berdasarkan
kesadaran seseorang dalam bertanggung jawab terhadap
pekerjaannya. Dengan demikian, berarti juga bahwa kesenangan
pekerja muncul pada waktu dia bekerja dan dia sendiri
menyukai pekerjaan itu. Baginya berbuat adalah suatu
kewajiban, paksaan, imbalan yang bersifat eksternal lainnya
memang penting, akan tetapi tidaklah lebih penting ketimbang
aspek – aspek nirmaterial. Motivasi seperti ini seharusnya
ditanamkan kepada seluruh pegawai, sehingga mereka
melakukan pekerjaannya bukan karena takut atau diawasi oleh
pimpinannya, akan tetapi karena kesadaran sendiri.
4) Motivasi dari luar
Motivasi dari luar (external motivation) adalah suatu dorongan
yang dirasakan seseorang dan menghasilkan daya dorong yang
kuat karena ada stimulus dari luar untuk melakukan sesuatu
yang ditugaskan kepadanya. Dengan kata lain, motivasi dari luar
adalah motivasi yang muncul sebagai akibat adanya pengaruh
yang ada di luar pekerjaan dan dari luar diri pekerja. Biasanya
motivasi ini semata – mata didorong oleh adanya sesuatu yang
ingin dicapai dan bersumber dari faktor – faktor di luar subjek
