Budaya organisasi pada dasarnya merupakan suatu konsep
yang merupakan suatu hal yang dijadikan suatu rujukan dalam
menstabilkan suatu system yang ada didalam organisasi terkhusus
kepada komponen sumber daya manusia (SDM) dalam
mengerjakan tujuan organisasi karena fungsi yang terkandung
dalam konsep budaya organisasi dapat membawa integritas
organisasi dalam kehidupan internal dan eksternalnya dalam
keadaan yang baik.
Menurut Robbins (2006:725) budaya menjalankan
sejumlah fungsi didalam organisasi, yaitu :
- Budaya mempunyai peran menetapkan tapal batas, yaitu
budaya menciptakan perbedaan yang jelas anatara satu
organisasi dan yang lain. - Budaya membawa suatu rasa identitas ke anggota – anggota
organisasi. - Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu
yang lebih luas daripada kepentingan diri pribadi seseorang. - Budaya meningkatkan kemantapan sistem sosial.
- Budaya merupakan perekat sosial yang membantu
mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar –
standar yang tepat mengenai apa yang harus dikatakan dan
dilakukan oleh para karyawan. - Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang
memandu dan membntuk sikap serta perilaku karyawan.
Dapat diketahui dan dianalisis jika ke enam fungsi yang
telah dijabarkan di atas ketika berhasil diterapkan dengan baik
maka tentunya organisasi dapat lebih menjaga keprofesionalitasan
dalam berkerja akibat stimulasi budaya organisasi yang ditepakan
