Dimensi Career Competencies


Akkermans, Brenninkmeijer, Huibers, dan Blonk (2013) membedakan tiga
dimensi dari Career Competencies yang mana disetiap dimensi dibedakan
kedalam dua dimensi yang lebih spesifik, diantaranya:
A.) Kompetensi karir reflektif
Kompetensi karir reflektif merupakan kompetensi karir yang mana seseorang
fokus pada karir jangka panjang mereka, dengan menggabungkan refleksi diri
pribadi mereka dan kemampuan karir professional mereka. Didalam dimensi
ini terdapat dua dimensi yang membentuk kompetensi karir reflektif yaitu:
1.) Refleksi pada motivasi
Mengacu pada gairah, motivasi, serta nilai – nilai yang berkaitan dengan
karir pribadi seseorang.
2.) Refleksi pada kualitas
Mengacu pada kekuatan, kekurangan, maupun keterampilan yang
berkaitan dengan karir pribadi seseorang.
B.) Kompetensi karir komunikatif
Kompetensi karir komunikatif merupakan kemampuan komunikasi secara
reflektif pada orang lain dengan tujuan untuk meningkatkan peluang karir
seorang individu. Didalam dimensi ini terdapat dua dimensi yang membentuk
kompetensi karir komunikatif yaitu:
1.) Networking
Kemampuan individu dalam memperluas jaringan mereka dengan tujuan
untuk kemajuan karir individu.
2.) Self-profiling
Kemampuan individu dalam mempresentasikan serta mengkomunikasikan
pengetahuan, kemampuan, serta keterampilan mereka dalam industri kerja
baik internal maupun eksternal.
C.) Kompetensi karir perilaku
Kompetensi karir perilaku merupakan kemampuan seseorang untuk
membentuk karir mereka dengan mengambil tindakan secara proaktif pada
pekerjaan mereka. Didalam dimensi ini terdapat dua dimensi yang
membentuk kompetensi karir perilaku, yaitu:
1.) Eksplorasi kerja
Kemampuan individu untuk mencari peluang dalam industri kerja baik
secara internal maupun eksternal.
2.) Kontrol karir
Kemampuan individu dalam menetapkan tujuan dalam proses
pembelajaran dan proses kerja yang berkaitan dengan karir pribadi