Akkermans, Schaufeli, Brenninkmeijer, dan Blonk (2013) mengungkapkan
bahwa Career Competencies berkaitan dengan sumber daya pribadi dikarenakan
Career Competencies difokuskan pada evaluasi kemampuan seseorang untuk
mengendalikan dan dapat berdampak pada lingkungan seseorang dalam mencapai
tujuan tertentu. Oleh karena itu Career Competencies dapat diartikan sebagai
kemampuan karir yang dikembangkan individu untuk mencapai target tertentu.
Career Competencies memerlukan akumulasi keterampilan, pengetahuan, dan
kemampuan terkait karier yang terkait dengan kemajuan karier (Akkermans,
Brenninkmeijer, Huibers, & Blonk, 2013). Para pekerja mengukur tingkat
kemampuan kerja mereka menggunakan Career Competencies untuk kemajuan
karir mereka. Selain itu Career Competencies dapat membantu para pekerja untuk
meningkatkan kemampuan kerja mereka dengan mengidentifikasi kemungkinan –
kemungkinan yang ada untuk kemajuan karir mereka. Menurut Beheshtifar (2011)
Career Competencies membantu individu mengidentifikasi masalah – masalah
yang timbul dalam situasi karier dan membantu individu dalam membuat
keputusan yang tepat untuk menyelesaikan masalahnya.
Berdasarkan pendapat para ahli yang sudah dipaparkan diatas, Career
Competencies dapat didefinisikan sebagai akumulasi kemampuan individu yang
dikembangkan untuk kemajuan karir individu yang bersangkutan.
Situasi kerja yang berubah di era new normal secara otomatis mempengaruhi
kinerja individu dalam bekerja, hal ini akan berdampak pada kemampuan,
pengetahuan, serta keterampilan mereka. Dengan begitu Career Competencies
individu yang bersangkutan pun akan terpengaruh. Seperti yang sudah dipaparkan
diatas, Career Competencies merupakan akumulasi kemampuan, pengetahuan,
dan keterampilan individu. Kondisi kerja yang berubah di era new normal mampu
mempengaruhi kinerja individu, sehingga Career Competencies individu pun
dapat terpengaruh akibat perubahan situasi kerja di era new normal.
