Spreitzer (dalam Kong, Sun, & Yan, 2016) membedakan Psychological
Empowerment kedalam empat dimensi, diantaranya:
1.) Meaning
Meaning atau makna merupakan dimensi dalam Psychological Empowerment
yang mengacu pada nilai yang dirasakan oleh individu terkait tujuan pekerjaan
dan harapan mereka berdasarkan persepsi. Hal ini berkaitan dengan keyakinan
mereka terhadap kemampuannya sebagai perwakilan kesesuaian kognitif antara
nilai-nilai diri dan persyaratan pekerjaan mereka (Kong, Sun, & Yan, 2016).
2.) Competence
Competence atau kompetensi merupakan kemampuan individu sejauh mana
mereka melakukan pekerjaan mereka terkait dengan perannya di dalam pekerjaan
tersebut disesuaikan dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki.
Dengan kata lain, kompetensi mengacu pada harapan seseorang dalam
menunjukan kemampuannya dalam menguasai pekerjaan yang mereka lakukan,
dengan menunjukan keterampilan dan perilaku mereka terkait pekerjaan mereka
(Kong, Sun, & Yan, 2016).
3.) Self-determination, dan
Self-determination merupakan kemampuan kognitif individu, mereka mampu
untuk membuat keputusan dalam memilih untuk memulai ataupun mengatur
tindakan yang akan dilakukan. Individu memiliki kontrol atas perilaku mereka
terhadap pekerjaan mereka sendiri, sehingga self-determination mencerminkan
sikap bijaksana individu untuk memulai tindakan terkait dengan perubahan, yang
mana hal ini mewakili otonomi dalam membuat keputusan terkait pekerjaan
(Kong, Sun, & Yan, 2016).
4.) Impact
Impact atau dampak, didefinisikan sebagai sejauh mana seseorang dapat
memberikan pengaruh atas apa yang mereka lakukan dan memiliki pengaruh pada
pekerjaan serta sistem terkait lingkungan kerja mereka (Kong, Sun, & Yan, 2016)
