Pengelolaan kompensasi adalah fungsi penting dalam organisasi atau perusahaan
karena bagian dari tanggung jawab departemen sumber daya manusia. Aspek
terpenting dari pekerjaan di mata sebagian besar karyawan adalah tingkat
bayarannya. Karyawan umumnya dibayar sesuai dengan kualifikasi yang relevan
dengan pekerjaan dan jumlah orang dalam tenaga kerja yang memiliki kualifikasi
tersebut. Kompensasi juga ditentukan oleh keahlian dan upaya yang dibutuhkan
untuk meningkatkan pekerjaan terhadap tingkat pekerjaannya yang dinilai oleh
organisasi dan masyarakat. Maka dari itu indikator dalam pemberian kompensasi
untuk karyawan tentu berbeda-beda. Menurut Simamora (2014) mengemukakan
indikator kompensasi, yaitu :
a) Gaji
Merupakan pembayaran yang diberikan setiap bulan kepada karyawan
sebagai balas jasa atas kontribusinya.
b) Upah
Merupakan imbalan yang diberikan secara langsung kepada karyawan yang
didasarkan pada jam kerja karena berstatus tidak terikat dengan perusahaan.
c) Insentif
Merupakan imbalan finansial yang diberikan secara langsung kepada
karyawan yang kinerjanya melebihi standar yang ditentukan atas kerja keras
mereka dalam bekerja.
d) Tunjangan
Merupakan kompensasi yang diberikan kepada karyawan tertentu sebagai
imbalan atas pengorbanannya yang dialokasikan secara rutin untuk tujuan
tertentu.
e) Fasilitas
Merupakan sarana dan prasarana serta suasana pendukung sebagai
penunjang yang diberikan oleh organisasi
