Etos kerja sebenarnya adalah istilah populer untuk semangat kerja
atau selera bekerja, kita tahu bagaimana membedakan antara berselera
makan dan tidak berselera makan?, orang dan organisasi punya etos kerja
tentunya menunjukkan semangat untuk berkolaborasi, berdebat,
berkomunikasi, berprestasi yang tidak ada matinya, sehingga secara nyata
dapat memetik hasil yang riil dan memberi kontribusi bagi kemajuan
organisasi dan bangsanya (Moeheriono, 2012 : 351).
Menurut Saleh dan Utomo (2018) “Secara umum Etos Kerja
merupakan semua kebiasaan baik meliputi disiplin, jujur, tanggung jawab,
tekun, sabar yang berdasar pada etika yang harus dilakukan di tempat
kerja”. Tanpa memiliki etos kerja seperti yang telah disebutkan diatas,
seorang karyawan akan merasa terbebani dengan seluruh tanggung jawab
pekerjaan dan dampak buruknya tidak akan mampu meningkatkan
produktivitas perusahaan sesuai dengan target yang diinginkan.
Menurut Sinamo dalam Aqsariyanti,dkk (2019) “Etos kerja adalah
seperangkat perilaku kerja positif yang berakar pada kerjasama yang
kental, keyakinan yang fundamental, disertai komitmen yang total pada
paradigma kerja yang integral”. Istilah paradigma di sini berarti konsep
utama tentang kerja itu sendiri yang mencakup idealisme yang mendasari,
prinsip-prinsip yang mengatur, nilai-nilai yang menggerakkan, sikap-sikap
yang dilahirkan, standar-standar yang hendak dicapai, termasuk karakter
utama, pikiran dasar, kode etik, kode moral, dan kode perilaku bagi para
pemeluknya.
Etos kerja sangat diperlukan bagi perusahaan karena etos kerja sangat
berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Bentuk keterlibatan karyawan
dalam meningkatkan etos kerja yaitu dengan cara memiliki semangat kerja
yang tinggi, disiplin, selalu bertanggung jawab terhadap pekerjaannya,dll.
Dalam peningkatan etos kerja pastinya ada proses-proses untuk
memaksimalkan etos kerja itu seperti menciptakan lingkungan kerja yang
nyaman dan harmonis, dengan begitu untuk menciptakan semangat kerja
yang tinggi akan tercapai. Selain menciptakan lingkungan yang harmonis
diperlukan juga solidaritas yang tinggi pula sehingga para karyawan betah
berada di perusahaan.
Dari pendapat para ahli dan penjabaran diatas dapat ditarik
kesimpulan bahwa etos kerja yaitu keterlibatan karyawan dalam
menciptakan semangat kerja, disiplin, jujur, tanggung jawab terhadap
pekerjaannya
