Indikator dan dimensi Kinerja


Menurut Schuler & Jackson (1999) bahwa kinerja karyawan
memiliki dimensi, yaitu :

  1. Kehadiran dan ketepatan waktu
    Karyawan yang semangat dalam melakukan pekerjaan
    memiliki semangat untuk datang bekerja, misalnya saat
    berangkat ke kantor sesuai dengan jam yang ditetapkan.
    Biasanya perusahaan mengadakan rapat maupun berbagai
    acara penting maka dari itu karyawan yang peduli dengan
    organisasinya sudah seharusnya menghadiri rapat ataupun
    acara.
  2. Kemampuan antarpersonal
    Karyawan yang memiliki tingkat kinerja yang baik
    maka mampu untuk berkomunikasi dengan baik dan
    nyaman dengan rekan kerjanya, serta dapat menerima atau
    memberi saran kepada rekan kerjanya. Jika saran yang telah
    diberikan tidak sesuai dengan keinginan pribadi maka sudah
    seharusnya menerima dan tidak keras kepala saat
    berkomunikasi.
  3. Sikap mendukung kelompok
    Jika karyawan memiliki kinerja yang tinggi maka
    cenderung lebih peduli dengan organisasinya untuk
    mewujudkan cita-cita organisasi, sehingga jika sedang
    berada di rapat organisasi maka karyawan sudah seharusnya
    memberikan masukan kepada kelompok ataupun
    mendukung keputusan yang telah dibuat oleh kelompok.
  4. Perencanaan dan koordinasi
    Karyawan yang bekerja di organisasi sudah semestinya
    memiliki ide-ide yang telah direncanakan untuk kemajuan
    organisasinya, maka dari itu saling membantu dan
    memberikan saran satu sama lain untuk melaksanakan
    perencanaan-perencanaan yang sudah di rancang.
    Menurut Mathis & Jackson (2004) bahwa kinerja karyawan
    memiliki indikator, yaitu :
  5. Ketepatan waktu
    Hal tersebut dapat dilihat dari segala aktivitas yang
    diselesaikan dari awal sampai dengan menghasilkan sesuatu
    yang baik sekaligus mampu menyelesaikan pada waktu
    yang ditetapkan, maka dari itu karyawan dapat
    memanfaatkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain.
  6. Kualitas
    Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pekerjaan yang
    dilakukan dan kesempurnaaan tugas berdasarkan
    ketrampilan dan kemampuan yang dimiliki oleh karyawan.
    Pekerjaan yang dihasilkan dapat mendekati sempurna atau
    memenuhi tujuan yang diinginkan dari pekerjaan tersebut.
  7. Kehadiran
    Karyawan yang memiliki kinerja yang baik maka akan
    hadir sesuai dengan jam kerja organisasi, datang tepat
    waktu agar dapa menyelesaikan pekerjaan dengan baik
    tidak terburu-buru, serta pulang juga tepat pada waktunya.
    Karyawan harus hadir sesuai jadwal yang ditetapakn dan
    membolos kerja.