Menurut Schuler & Jackson (1999) bahwa kinerja karyawan
memiliki dimensi, yaitu :
- Kehadiran dan ketepatan waktu
Karyawan yang semangat dalam melakukan pekerjaan
memiliki semangat untuk datang bekerja, misalnya saat
berangkat ke kantor sesuai dengan jam yang ditetapkan.
Biasanya perusahaan mengadakan rapat maupun berbagai
acara penting maka dari itu karyawan yang peduli dengan
organisasinya sudah seharusnya menghadiri rapat ataupun
acara. - Kemampuan antarpersonal
Karyawan yang memiliki tingkat kinerja yang baik
maka mampu untuk berkomunikasi dengan baik dan
nyaman dengan rekan kerjanya, serta dapat menerima atau
memberi saran kepada rekan kerjanya. Jika saran yang telah
diberikan tidak sesuai dengan keinginan pribadi maka sudah
seharusnya menerima dan tidak keras kepala saat
berkomunikasi. - Sikap mendukung kelompok
Jika karyawan memiliki kinerja yang tinggi maka
cenderung lebih peduli dengan organisasinya untuk
mewujudkan cita-cita organisasi, sehingga jika sedang
berada di rapat organisasi maka karyawan sudah seharusnya
memberikan masukan kepada kelompok ataupun
mendukung keputusan yang telah dibuat oleh kelompok. - Perencanaan dan koordinasi
Karyawan yang bekerja di organisasi sudah semestinya
memiliki ide-ide yang telah direncanakan untuk kemajuan
organisasinya, maka dari itu saling membantu dan
memberikan saran satu sama lain untuk melaksanakan
perencanaan-perencanaan yang sudah di rancang.
Menurut Mathis & Jackson (2004) bahwa kinerja karyawan
memiliki indikator, yaitu : - Ketepatan waktu
Hal tersebut dapat dilihat dari segala aktivitas yang
diselesaikan dari awal sampai dengan menghasilkan sesuatu
yang baik sekaligus mampu menyelesaikan pada waktu
yang ditetapkan, maka dari itu karyawan dapat
memanfaatkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain. - Kualitas
Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pekerjaan yang
dilakukan dan kesempurnaaan tugas berdasarkan
ketrampilan dan kemampuan yang dimiliki oleh karyawan.
Pekerjaan yang dihasilkan dapat mendekati sempurna atau
memenuhi tujuan yang diinginkan dari pekerjaan tersebut. - Kehadiran
Karyawan yang memiliki kinerja yang baik maka akan
hadir sesuai dengan jam kerja organisasi, datang tepat
waktu agar dapa menyelesaikan pekerjaan dengan baik
tidak terburu-buru, serta pulang juga tepat pada waktunya.
Karyawan harus hadir sesuai jadwal yang ditetapakn dan
membolos kerja.
