Green Marketing


Green marketing merupakan upaya yang konsisten dalam merancang
layanan dan fasilitas yang bertujuan untuk memenuhi kepuasan, kebutuhan, dan
keinginan manusia tanpa memberikan dampak negatif terhadap lingkungan alam
(Ottman, 2017). Green marketing tumbuh seiring dengan peningkatan kesadaran
masyaraakat terhadap isu-isu lingkungan saat ini. Dalam konteks ini, masyarakat
mengharapkan perusahaan atau pelaku bisnis untuk bertanggung jawab dalam
menjalankan kegiatan bisnis mereka. Green marketing melibatkan serangkaian
aktivitas yang direncanakan untuk menciptakan produk yang dapat memenuhi
kebutuhan dan keinginan manusia dengan tujuan memastikan kepuasan pelanggan
untuk mengurangi dampak negatif pada lingkungan (Polonsky, 1994). Green
marketing memiliki dampak yang luas di semua sektor ekonomi, tidak hanya
menghasilkan perlindungan terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang
pasar dan pembukaan lapangan pekerjaan baru. Perusahaan yang menunjukkan
kepedulian dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan dalam pengembangan
bisnisnya akan memiliki peluang lebih besar untuk menarik banyak pelanggan
yang puas dan loyal. Green marketing mengacu pada pemenuhan kebutuhan,
keinginann, dan hasrat pelanggan yang berhubungan dengan pelestarian dan
pemeliharaan lingkungan hidup. Dalam hal ini, green marketing mengelola empat
unsur bauran pemasaran seperti produk, harga, promosi, dan distribusi) untuk
memasarkan produk dan layanan dengan keuntungan dan keuanggulan yang
berasal dari praktik pemeliharaan lingkungan hidup, seperti pengelolaan limbah,
efisiensi energy, dan pengurangan emisi beracun