Sebagaimana dengan yang diungkapkan Ruhana et al., (2019) bahwa
ada lima indikator untuk mengukur kepuasan kerja, yakni :
- Pekerjaan itu sendiri
Terkait dengan tugas yang dibebankan oleh perusahaan pada karyawan dan
penyelesaiannya, akan mencerminkan tingkat kepuasan. - Gaji
Terkait dengan kompensasi yang diterima. Kepuasan akan timbul ketika
kompensasi dianggap sebanding dengan kontribusi karyawan. - Promosi
Terkait dengan peluang yang diberikan kepada para karyawan untuk
mendapatkan posisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan posisi mereka
saat ini. Kepuasan akan muncul ketika karyawan memiliki kesempatan
untuk naik jabatan. - Atasan
Terkait dengan peran seorang atasan dalam organisasi atau perusahaan.
Kepuasan akan timbul ketika karyawan memiliki pemahaman yang jelas
tentang peran mereka. - Rekan kerja
Terkait dengan status sosial yang dimiliki karyawan, termasuk memiliki
rekan kerja yang memotivasi mereka
