Indikator-Indikator Prestasi Kerja Karyawan


Pekerjaan dengan hasil yang tinggi harus dicapai oleh karyawan dengan mengacu
pada indikator-indikator prestasi kerja, menurut Nasution (2000) menyatakan
bahwa ukuran yang perlu diperhatikan dalam prestasi kerja antara lain :

  1. Kualitas Kerja
    Hasil pekerjaan yang dilakukan mendekati sempurna atau memenuhi tujuan
    yang diharapkan dari pekerjaan tersebut. Kriteria penilaiannya adalah
    ketepatan kerja, keterampilan kerja, ketelitian kerja dan kerapihan kerja.
  2. Kuantitas kerja
    Jumlah yang dihasilkan atau jumlah aktivitas yang dapat diselesaikan.
    Kriteria penilaiannya adalah kecepatan kerja.
  3. Disiplin kerja
    Kriteria penilaiannya adalah mengikuti instruksi atasan, mematuhi peraturan
    perusahaan, dan ketaatan waktu kehadiran.
  4. Inisiatif
    Kriteria penilaiannya adalah selalu aktif atau semangat menyelesaikan
    pekerjaan tanpa menunggu perintah atasan artinya tidak pasif atau bekerja
    atas dorongan dari atasan.
  5. Kerjasama
    Kriteria penilaiannya adalah kemampuan bergaul dan menyesuaikan diri serta
    kemampuan untuk memberi bantuan kepada karyawan lain dalam batas
    kewenangannya.
    Berdasarkan pendapat di atas, maka dapat disimpulkan bahwa dalam memberikan
    penilaian prestasi kerja karyawan maka perusahaan juga harus memiliki acuan
    yang haruh dilihat dalam penilaian tersebut diantaranya disiplin kerja pegawai
    apakah pegawai mengikuti instruksi atasan dan mematuhi peraturan atau tidak,
    inisiatif artinya tidak pasif atau bekerja atas dorongan dari atasan, kualitas dan
    kuantitas artinya penilaian tenrhadap kecepatan dan ketepatan kerja karyawan
    serta dilihat dari kemampuan bekerjasama dan bergaul dengan karyawan lain