Berikut ini beberapa faktor yang di uraikan Sedarmayanti (2017) yang dapat
memengaruhi terbentuknya kondisi lingkungan kerja diantaranya adalah:
- Penerangan/Cahaya di Tempat Kerja: Penerangan atau cahaya di tempat kerja
merujuk pada tingkat kecerahan atau intensitas cahaya yang ada di area kerja.
Tingkat penerangan yang memadai sangat penting untuk kesehatan mata
karyawan dan untuk menjalankan tugas dengan efisien. Cahaya yang baik juga
dapat meningkatkan produktivitas dan konsentrasi. - Temperatur di Tempat Kerja: Temperatur di tempat kerja mencakup suhu
lingkungan di area kerja. Suhu yang nyaman dan sesuai dapat memengaruhi
kenyamanan karyawan dan mencegah masalah kesehatan yang disebabkan
oleh suhu yang ekstrem, seperti dehidrasi atau kedinginan. - Kelembapan di Tempat Kerja: Kelembapan mengacu pada kadar air atau
kelembaban udara di area kerja. Kelembapan yang tepat dapat membantu
mencegah masalah pernapasan dan kulit serta meningkatkan kenyamanan dan
kesejahteraan karyawan. - Sirkulasi Udara di Tempat Bekerja: Sirkulasi udara merujuk pada aliran udara
di area kerja. Sistem ventilasi yang baik dapat membantu mengurangi
konsentrasi polusi dalam udara dan menjaga udara tetap segar. Sirkulasi udara
yang buruk dapat menyebabkan masalah kualitas udara dalam ruangan dan
mengganggu kesehatan karyawan. - Kebisingan di Tempat Kerja: Kebisingan di tempat kerja adalah tingkat suara
atau kebisingan yang ada di lingkungan kerja. Paparan kebisingan yang tinggi
secara terus-menerus dapat menyebabkan stres, gangguan tidur, dan masalah
kesehatan lainnya. Oleh karena itu, pengendalian kebisingan penting untuk
melindungi kesehatan dan produktivitas karyawan. - Tata Warna di Tempat Kerja: Tata warna di tempat kerja mencakup pemilihan
warna untuk dinding, lantai, dan elemen dekoratif lainnya. Warna dapat
memengaruhi suasana hati dan mood karyawan. Pemilihan warna yang tepat
dapat menciptakan lingkungan kerja yang menenangkan, energetik, atau
kreatif, tergantung pada kebutuhan dan karakteristik pekerjaan. - Dekorasi di Tempat Kerja: Dekorasi mencakup elemen-elemen seperti
furnitur, gambar, tanaman hias, dan aksesori lainnya di tempat kerja. Dekorasi
yang menyenangkan dan fungsional dapat meningkatkan suasana kerja dan
memberikan nuansa yang positif bagi karyawan. - Keamanan di Tempat Kerja: Keamanan di tempat kerja mencakup segala
upaya untuk melindungi karyawan dari potensi bahaya dan cedera. Ini
melibatkan implementasi peraturan keselamatan, pelatihan keselamatan,
penggunaan peralatan pelindung diri, serta pemeliharaan peralatan dan
fasilitas untuk mencegah kecelakaan dan insiden yang tidak diinginkan
