Hasibuan (2017) menjelaskan fungsi-fungsi yang memengaruhi dukungan
organisasi:
- Meningkatkan kesejahteraan karyawan: Dukungan organisasi yang diberikan
kepada karyawan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka secara
keseluruhan. Dukungan tersebut dapat berupa dukungan emosional, dukungan
instrumental, dan dukungan informasional. Dengan merasakan dukungan dari
organisasi, karyawan dapat merasa lebih aman, puas, dan termotivasi dalam
melaksanakan tugas-tugas pekerjaan mereka. - Meningkatkan kepuasan kerja: Dukungan organisasi yang diberikan kepada
karyawan juga dapat berdampak positif pada kepuasan kerja mereka. Ketika
karyawan merasa didukung oleh organisasi, baik melalui dukungan dari atasan,
rekan kerja, maupun sistem organisasi secara keseluruhan, mereka cenderung
merasa puas dengan pekerjaan mereka. Hal ini dapat berkontribusi pada
produktivitas dan kinerja yang lebih baik.
Meningkatkan keterikatan karyawan: Dukungan organisasi juga berperan
dalam meningkatkan keterikatan karyawan terhadap organisasi. Ketika
karyawan merasakan dukungan yang kuat dari organisasi, mereka lebih
cenderung mengembangkan rasa loyalitas, identitas, dan komitmen terhadap
organisasi tempat mereka bekerja. Ini dapat membantu memperkuat ikatan
antara karyawan dan organisasi, serta mengurangi kemungkinan turnover
karyawan. - Mengurangi stres dan kelelahan kerja: Dukungan organisasi dapat membantu
mengurangi tingkat stres dan kelelahan kerja yang dialami oleh karyawan.
Ketika karyawan merasa didukung, mereka dapat mengatasi tekanan dan
tantangan dengan lebih baik. Dukungan organisasi dapat memberikan sumber
daya dan bantuan yang diperlukan dalam menghadapi tuntutan kerja yang
tinggi, sehingga membantu mengurangi risiko kelelahan dan burnout. - Meningkatkan kinerja organisasi: Dukungan organisasi yang efektif juga dapat
berdampak positif pada kinerja organisasi secara keseluruhan. Karyawan yang
merasa didukung cenderung lebih termotivasi, berdedikasi, dan berkontribusi
secara aktif dalam mencapai tujuan organisasi. Dukungan organisasi yang kuat
juga dapat memfasilitasi kolaborasi, komunikasi yang efektif, dan inovasi, yang
semuanya dapat meningkatkan kinerja dan keberhasilan organisasi.
