Green Organizational Citizenship Behavior


Green Organizational Citizenship Behavior mencakup tindakan sukarela
karyawan yang tidak diberi imbalan oleh organisasi terhadap perbaikan lingkungan,
yang telah terbukti memiliki peran penting bagi keberlanjutan perusahaan dan
pengelolaan lingkungan (Malik et al., 2021).
Menurut (Malik et al., 2021) menyatakan bahwa, ada beberapa indikator
untuk mengukur Green Organizational Citizenship Behavior yaitu:

  1. Eco-initiatives: Upaya yang diambil untuk mendukung, melindungi, atau
    memperbaiki lingkungan.
  2. Eco-civic involvement: Perilaku sukarela karyawan untuk ikut
    berpartisipasi dalam acara – acara yang diselenggarakan/dikoordinasikan
    oleh perusahaan pro – lingkungan.
  3. Eco-helping: Mengacu pada segala bentuk bantuan atau tindakan yang
    bertujuan untuk melestarikan atau memperbaiki keseimbangan lingkungan.
    Green Organizational Citizenship Behavior merupakan tindakan atau
    perilaku karyawan yang melampaui kewajiban dan tanggung jawab formal mereka,
    khususnya yang berkaitan dengan praktik ramah lingkungan (Riyanto et al., 2023).
    Menurut (Riyanto et al., 2023) menyatakan bahwa, ada beberapa indikator
    untuk mengukur Green Organizational Citizenship Behavior yaitu:
  4. Berikan saran: Tindakan yang bertujuan untuk memberikan ide atau
    pendapat terhadap suatu masalah atau situasi.
  5. Kontribusi terhadap lingkungan: Kontribusi secara aktif dalam kegiatan
    sosial yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan.
  6. Dorongan perilaku: Tindakan yang menunjukan adanya kebutuhan atau
    keinginan yang mendorong karyawan untuk bertindak.
  7. Tindakan pertimbangan: Waktu yang dibutuhkan untuk
    mempertimbangkan berbagai pilihan, sebelum mengambil sebuah
    keputusan.
    Berdasarkan penjelasan diatas, maka variabel Green Organizational
    Citizenship Behavior merujuk pada penggunaan indikator menurut (Malik et al.,
    2021)