Kepuasan


Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan
kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapannya (Supranto, J. 2003:233). Jadi,
tingkat kepuasan merupakan fungsi dari perbedaan antara kinerja yang dirasakan
dengan harapan. Apabila kinerja di bawah harapan, maka pelanggan akan kecewa.
Bila kinerja sesuai dengan harapan, pelanggan akan puas. Sedangkan bila kinerja
melebihi harapan, pelanggan akan sangat puas. Harapan pelanggan dapat dibentuk
oleh pengalaman masa lain, komentar dari kerabatnya, serta janji dan informasi
pemasaran dan saingannya. Pelanggan yang puas akan setia lebih lama, kurang
sensitif terhadap harga dan memberi komentar yang baik tentang perusahaan
tersebut. Untuk menciptakan kepuasan pelanggan, perusahaan harus menciptakan
dan mengelola suatu sistem untuk memperoleh pelanggan yang lebih banyak dan
kemampuan untuk mempertahankan pelanggannya.
Pada dasarnya kepuasan dan ketidakpuasan pelanggan atas produk akan
berpengaruh pada pola perilaku selanjutnya. Hal ini ditunjukkan pelanggan
setelah terjadi proses pembelian (postpurchase action ). Apabila pelanggan
merasa puas, maka dia akan menunjukkan besarnya kemungkinan untuk
kembali untuk membeli produk yang sama . Pelanggan yang puas juga
cenderung akan memberikan referensi yang baik terhadap produk kepada
orang lain (Lupiyoadi, R.: 2001:159).
Tjiptono, F. dan Diana, A. (2001:68), mengemukakan bahwa :
“Kualitas dan kepuasan konsumen berkaitan erat. Kualitas memberikan suatu
dorongan kepada pelanggan untuk menjalin ikatan yang kuat kepada
perusahaan, Dalam jangka panjang ikatan seperti ini memungkinkan
perusahaan untuk memahami dengan seksama harapan pelanggan serta
kebutuhan mereka. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan
kepuasan pelanggan di mana perusahaan memaksimumkan pengalaman
pelanggan yang menyenangkan dan meminimumkan atau meniadakan
pengalaman pelanggan yang kurang menyenangkan. Pada gilirannya kepuasan
pelanggan dapat menciptakan kesetiaan atau loyalitas pelanggan kepada
perusahaan yang memberikan kualitas memuaskan.”
Kepuasan konsumen ditentukan oleh persepsi konsumen atas penampilan
produk atau jasa dalam memenuhi harapan konsumen. Konsumen puas apabila
harapannya terpenuhi dan akan sangat puas jika harapannya terlampau