Return saham merupakan tingkat pengembalian saham yang diperoleh
dari perbandingan atau selisih dari harga beli dengan harga jual dari
kepemilikan suatu saham. Menurut Mahmud M. Hanafi dan Abdul Halim,
return saham disebut juga sebagai pendapatan saham yang diperoleh dari
perubahan nilai harga saham pada periode t dengan t-1. Dengan demikian
semakin tinggi perubahan harga saham, semakin tinggi return saham yang
dihasilkan.
Sedangkan menurut Tandellin, return saham merupakan salah satu
faktor kenapa investor ingin melakukan investasi dan sebagai dari imbalan atas
resiko yang didapat dari investor atas investasi yang dilakukannya. Return
investasi memiliki 2 dua komponen utama, yaitu :
16
- Yield, atau sering disebut Dividen merupakan tingkat keuntungan
yang diberikan oleh perusahaan kepada investor. Komponen ini
mencerminkan aliran kas atau pendapatan yang diperoleh secara
periodic dari suatu investasi. Yield hanya berupa angka nol (0) dan
positif (+). - Capital gain (loss), merupakan komponen return yang mencerminkan
kenaikan (penurunan) harga suatu keuntungan (kerugian) bagi
investor. Capital gain bisa berupa angka minus (-), nol (0) dan positif
(+).
Menurut Jogiyanto (2003) return saham dibagi menjadi dua,
yaitu :
a. Actual return, merupakan return yang telah terjadi atau sudah
diterima oleh investor.
b. Expected return, merupakan return yang diharapkan oleh
investor dan belum terjadi.
