Menurut Goleman (2016), ada dua faktor yang mempengaruhi kecerdasan
emosional seseorang, yaitu :
- Lingkungan Keluarga (Internal)
Kehidupan keluarga merupakan sekolah pertama dalam mempelajari emosi.
Kecerdasan emosi ini dapat diajarkan pada saat anak masih bayi dengan
contoh-contoh ekspresi. Peristiwa emosional yang terjadi pada masa anakanak akan melekat dan menetap secara permanen hingga dewasa, kehidupan
emosional yang dipupuk dalam keluarga sangat berguna bagi anak kelak
dikemudian hari. - Lingkungan Non-Keluarga (Eksternal)
Maksud dari lingkungan non keluarga ini adalah lingkungan masyarakat dan
pendidikan. Kecerdasan emosional akan berkembang sejalan dengan
pertumbuhan fisik dan mental seseorang. Pembelajaran ini biasanya
ditunjukan dalam suatu aktivitas bermain peran. Anak berperan sebagai
individu diluar dirinya dengan emosi yang menyertainya sehingga anak akan
mulai belajar mengerti keadaan orang lain
