Bauran Pemasaran


Bauran pemasaran atau marketing mix memiliki peranan penting dalam
pemasaran yang dapat menghubungi konsumen untuk membeli produk atau jasa
yang ditawarkan. Bauran pemasaran juga menentukan keberhasilan perusahaan
dalam mengejar keuntungan (profit).
Definisi bauran pemasaran menurut Alma Buchari (2016:205), merupakan
strategi mencampuri kegiatan-kegiatan pemasaran, agar dicari kombinasi
maksimal sehingga mendatangkan hasil yang memuaskan.
Kemudian menurut Setyabudi and Suranto (2018:59), bauran pemasaran
adalah memiliki peranan pentinng yang dapat mempengaruhi konsumen sehingga
membeli suatu produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.
Berbeda halnya menurut Kotler dan Keller dalam Marketing Management
(2016:47), mendefinisikan bauran pemasaran sebagai seperangkat alat pemasaran
perusahaan menggunakan untuk mengejar tujuan pemasarannya dipasar sasaran.
Berikut adalah bauran pemasaran untuk produk menggunakan 4P menurut
Kotler dan Keller dalam Marketing Management (2016:47):

  1. Produk (product) suatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk
    mendapatkan perhatian, agar produk yang dijual mau dibeli, digunakan
    atau dikonsumsi yang dapat memenuhi suatu keinginan atau kebutuhan
    dari konsumen.
  2. Harga (price) sejumlah nilai yang ditukarkan konsumen dengan manfaat
    dari memiliki atau menggunakan produk atau jasa yang nilainya
    ditetapkan oleh pembeli dan penjual melalui tawar menawar, atau
    ditetapkan oleh penjual untuk satu harga yang sama terhadap semua
    pembeli.
  3. Tempat (place) tempat diasosiasikan sebagai saluran distribusi yang
    ditujukan untuk mencapai target konsumen. Sistem distribusi ini
    mencakup lokasi, transportasi, pergudangan, dan sebagainya.
  4. Promosi (promotion) sebagai salah satu cara pemasaran untuk
    mengkomunikasikan dan menjual suatu produk kepada konsumen yang
    berpotensi.
    Beda halnya dengan unsur-unsur bauran pemasaran jasa yang dijelaskan
    oleh Rambat Lupiyoadi (2014:92) yaitu:
  5. Produk (product)
    Keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan sejumlah nilai
    kepada konsumen.
  6. Harga (price)
    Sejumlah pengorbanan yang harus dibayar oleh pelanggan untuk
    memperoleh produk atau jasa.
  7. Tempat atau saluran distribusi (place)
    Hubungan dengan dimana perusahaan melakukan operasi atau
    kegiatannya.
  8. Promosi (promotion)
    Kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan manfaat
    produk dan sebagai alat untuk mempengaruhi konsumen dalam kegiatan
    pembelian atau penggunaan jasa sesuai dengan kebutuhan.
  9. Orang (people)
    Orang-orang yang terlibat langsung dan saling mempengaruhi dalam
    proses pertukaran dari produk jasa.
  10. Proses (process)
    Gabungan semua aktivitas, terdiri dari prosedur, jadwal pekerjaan,
    mekanisme dan hal lain dimana jasa dihasilkan dan disampaikan kepada
    konsumen.
  11. Bukti atau lingkungan fisik perusahaan (physical evidence)
    Tempat jasa diciptakan, tempat penyedia jasa dan konsumen berinteraksi,
    ditambah unsur berwujud apapun yang digunakan untuk
    mengkomunikasikan atau mendukung peranan jasa tersebut.