Saluran distribusi merupakan suatu jalur yang dilewati barang–barang dari
produsen ke perantara dan akhirnya sampai kepada pemakai. Namun, American
Marketing Association mendefinisikan saluran distribusi sebagai suatu struktur
yaitu organisasi dalam perusahaan dan luara perusahan yang terdiri atas agen,
dealer, pedagang besar dan pengecer, yang melaluinya sebuah komoditi, produk
atau jasa dipasarkan Gottarma dan Walters dalam Kodrat (2009:20).
Manajemen distribusi adalah mengembangkan strategi yang searah dengan visi
dan misi perusahaan, berdasarkan pada berbagai keputusan yang berkaitan untuk
memindahkan barang–barang secara fisik maupun non fisik guna mencapai
tujuan peruahaan yang berada di dalam kondisi lingkungan tertentu dan sesuai
dengan kebutuhan dan keinginan konsumen Walters dalam Kodrat (2009:20).
Permasalahan dalam memilih saluran distribusi merupakan satu permasalahan
yang ada dalam bidang pemasaran. Perusahaan perlu hati-hati di dalam memilih
saluran distribusi, hal ini sangat penting guna menyampaikan barang dan jasa
yang diperlukan oleh konsumen. Sistem distribusi adalah sumber daya eksternal
yang utama, biasanya perlu bertahun-tahun untuk membangunnya dan tidak
mudah untuk di ubah (Kotler dan Keller, 2008:388).
