Definisi Jasa


Herry Acmad Buchory dan Djaslim Saladin (2010;142), mengemukakan bahwa
Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke suatu pasar untuk diperhatikan,
dimiliki, dipakai, atau dikonsumsi sehingga dapat memuaskan keinginan dan
kebutuhan.
Produk merupakan keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan
sejumlah nilai kepada konsumen. Konsumen membeli, tidak hanya membeli fisik dari
produk saja, tetapi membeli manfaat dan nilai dari produk tersebut yang disebut “the
offer”. Utamanya, pada produk jasa tidak dikenal munculnya peralihan kepemilikan
dari penyedia jasa kepada konsumen.
Pada umumnya produk dapat diklasifikasikan dengan berbagai cara. Salah satu cara
yang banyak digunakan adalah klasifikasi berdasarkan daya tahan atau berwujud
tidaknya suatu produk. Berdasarkan kriteria ini, ada tiga kelompok produk menurut
Tjiptono (2012:14) yaitu:
a) Barang Tidak Tahan Lama (Nondurable Goods)Barang tidak tahan lama adalah
barang berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali
pemakaian atau dengan kata lain umur ekonomisnya kurang dari satu tahun,
contohnya: gula dan garam.
b) Barang Tahan Lama (Durable Goods)Barang tahan lama adalah barang berwujud
yang biasanya tahan lama dan memiliki umur ekonomis lebih dari satu tahun,
contohnya: mobil, komputer, mesin cuci, dan lain-lain.
c) Jasa (Service)Jasa merupakan aktivitas, manfaat, atau kepuasan yang ditawarkan
untuk dijual, contohnya: salon kecantikan, rumah sakit, bengkel , hotel, dan lain-
lain.
Kotler & Keller (2016:442) mengemukakan,“A service is any act or performance
one party can offer to another that is essentially intangible and does not resultin the
ownership of anything. Its production may or may not be tied to a physical product.
Increasingly, manufacturers, distributors, and retailers are providing value-added
services, or simply excellent customer service, to differentiate themselves” (Jasa adalah
perbuatan atau kinerja yang salah satu pihak dapat menawarkan kepada pihak lain, yang
pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Produksi
mungkin atau mungkin tidak terkait produk fisik. Semakin, produsen, distributor dan
pengecer yang memberikan layanan bernilai tambah, atau cukup bagus layanan