Harga mengandung pengertian, suatu nilai tukar dari produk barang
atau pun jasa yang umumnya dinyatakan dalam satuan moneter (Rupiah,
Dollar, Yen dll). Dari sudut pandang pemasaran, harga merupakan satuan
moneter atau ukuran lainnya (termasuk barang dan jasa) yang dapat
ditukarkan agar memperoleh hak kepemilikan atau penggunaan suatu barang
atau jasa (Tjiptono, 2011).
Menurut Leon Schiffman (2008) Nilai produk yang dirasakan telah
digambarkan sebagai trade-off antara manfaat (atau kualitas) produk yang
dirasakan dan pengorbanan yang dirasakan baik yang berkaitan dengan
keuangan maupun bukan yang diperlukan untuk memperolehnya. Studi lain
mengemukakan bahwa para konsumen yang menggunakan hubungan
harga/kualitas sebenarnya mengandalkan merek yang terkenal sebagai
indikator kualitas, tanpa benar-benar mengandalkan harga itu sendiri secara
langsung. Selain itu harga adalah salah satu faktor penting bagi konsumen
dalam mengambil keputusan untuk melakukan transaksi atau tidak. Sedangkan
menurut Kotler (2009) harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atas
suatu produk atau jasa, atau jumlah dari nilai yang ditukar konsumen atas
manfaat-manfaat karena memiliki atau menggunakan produk atau jasa
tersebut.
Tjiptono (2011) menyatakan bahwa harga merupakan salah satu
elemen bauran pemasaran yang membutuhkan pertimbangan cermat. Ini
dikarenakan adanya sejumlah dimensi harga dalam berbagai faktor sebagai
berikut:
1) Harga merupakan pernyataan nilai dari suatu produk. Nilai adalah rasio
atau perbandingan antara persepsi terhadap manfaat dengan biaya yang
dikeluarkan untuk mendapatkan produk.
2) Harga merupakan aspek yang tampak jelas bagi para pembeli.
3) Harga adalah determinan utama permintaan. Berdasarkan hukum
permintaan, besar kecilnya harga mempengaruhi kualitas produk yang
dibeli konsumen. Semakin mahal harga, semakin sedikit jumlah
permintaan atas produk bersangkutan dan sebaliknya.
4) Harga berkaitan langsung dengan pendapatan dan harga. Harga adalah
satu-satunya unsur bauran pemasaran yang mendatangkan pemasukan bagi
perusahaan yang pada gilirannya berpengaruh pada besar kecilnya laba
dan pangsa pasar yang diperoleh.
5) Harga bersifat fleksibel, artinya dapat disesuaikan dengan cepat.
6) Harga mempengaruhi citra dan strategi positioning. Dalam pemasaran
produk harga menjadi unsur yang paling penting.
7) Harga merupakan masalah nomor satu yang dihadapi manajer.
