Gaya Kepemimpinan atau leadership termasuk kelompok ilmu terapan atau
applied science dari ilmu-ilmu sosial sebab prinsip-prinsip dan rumusan
rumusannya bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan manusia.
Sebagai langkah awal utuk mempelajari dan memahami segala sesuatu yang
berkaitan dengan aspek-aspek Gaya kepemimpinan dan permasalahannya.
Perlu dipahami terlebih dahulu makna atau pengertian dari kepemimpinan
melalui berbagai macam perspektif. Oleh karena kepemimpinan menyentuh
berbagai segi kehidupan manusia, seperti cara hidup kesempatan berkarya,
bermasyarakat, dan bahkan bernegara, kiranya usaha sadar untuk semakin
mendalami berbagai segi kepemimpinan yang efektif ituperlu dilakukan dan
bahkan ditingkatkan terus menerus oleh para ilmuan yang menekuni dan
menggandrungi dengan tanpa henti-hentinya mengumpulkan data dalam
akumulasi teori-teori tentang kepemimpinan.
Beberapa ahli mengemukakan berbagai pengertian mengenai Gaya
kepemimpinan. Pendapat lain juga mengemukakan menurut Robins (2016)
bahwa Pemimpin (leader) adalah seseorang yang dapat mempengaruhi orang
lain dan memiliki otoritas manajerial. Gaya Kepemimpinan (leadership)
merupakan proses memimpin sebuah kelompok itu dalam mencapai tujuannya.
Kepemimpinan adalah apa yang dilakukan pemimpin.
Menurut Taryaman (2016) secara umum dapat dikatakan bahwa Gaya
Kepemimpinan adalah suatu ilmu dan seni untuk mempengaruhi orang lain
atau sekelompok individu untuk saling bekerja sama, tidak saling menjatuhkan
dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Menurut Sutrisno (2014)
Kepemimpinan adalah suatu proses kegiatan seseorang untuk menggerakkan
orang lain dengan memimpin, membimbing, memengaruhi orang lain, untuk
melakukan sesuatu agar dicapai hasil yang diharapkan. Menurut Vincent
Gaspersz (2017) mengemukakan bahwa Kepemimpinan adalah proses dimana
seseorang atau sekelompok orang (tim) lain, menginspirasikan, memotivasi,
dan mengarahkan aktivitas mereka untuk mencapai sasaran dan tujuan.
Berdasarkan pengertian gaya kepemimpinan menurut para ahli, maka dapat
ditarik kesimpulan bahwa kepemimpinan merupakan proses kegiatan
seseorang untuk menggerakkan orang lain dengan cara memimpin serta
mempengaruhi orang lain untuk bekerja sama dan tidak saling menjatuhkan
satu sama lain agar tujuan organisasi dapat tercapai
